Cara Membedakan Anak Ayam Jantan dan Betina

anak ayam jantan

Mengetahui jenis kelamin ayam Anda akan membantu Anda menciptakan lingkungan hidup terbaik bagi mereka.

Namun, mengenali jenis kelamin ayam bukanlah proses yang cepat karena perlu untuk menemukan beberapa tanda khusus. Setelah anak ayam menetas, lihat pola bulunya untuk mengetahui perbedaan warna yang mencolok.

Setelah beberapa minggu, lihat anak ayam untuk melihat mana yang lebih besar dan lebih agresif dari yang lain.

Jika Anda dapat mengidentifikasi lebih dari 50% ayam yang ada, Anda dapat menganggap bisnis Anda berhasil.

Berikut 3 cara membedakan anak ayam jantan dan betina:

1. Lihat anak ayam yang baru menetas

Perhatikan sayap ayam.

Bulu di ujung sayap terlihat tipis, meskipun anak ayam sudah memiliki sayap yang lengkap. Untuk melihat sayapnya, pegang anak ayam dengan kuat dengan satu tangan. Sementara itu, rentangkan sayap hingga sayap terpisah dan terlihat jelas.

Anak ayam jantan memiliki sayap yang sama panjang, sedangkan anak ayam betina memiliki dua sayap dengan panjang yang berbeda.

Anda dapat memeriksa bulu 1-2 hari setelah anak ayam menetas untuk hasil yang akurat. Jika Anda menunggu lebih lama, bulunya akan menjadi lebih tebal dan lebih sulit untuk dilihat.

Baca juga : 5 Karakteristik Ayam Broiler Yang Harus Diketahui

Perhatikan warna bulunya.

Anak ayam memiliki bulu tipis dan kecil sampai mereka berusia lebih dari 6 minggu. Anak ayam jantan memiliki kepala berwarna terang, sedangkan betina biasanya berwarna coklat tua. Jika ayam memiliki bulu bercorak atau belang, pola umumnya akan berwarna coklat atau hitam. Sebaliknya, tanda bulu ayam betina umumnya berwarna putih atau kuning.

Misalnya, ayam Rhode Island Red atau New Hampshire memiliki bulu yang sedikit keemasan. Demikian pula ayam bintang merah adalah hibrida, sehingga jantan dan betina memiliki warna yang berbeda.

Dalam beberapa kasus, warna bulu dapat membedakan jenis kelamin anak ayam berumur satu hari. Beberapa spesies ayam memiliki pola bulu yang unik tergantung pada jenis kelaminnya. Misalnya, ayam jantan Barred Plymouth Rock lahir dengan titik kuning di kepalanya.

Perhatikan ukurannya

Selama 3-4 minggu, Anda dapat melihat perbedaan ayam betina dan ayam jantan berdasarkan ukuran tubuhnya. Ayam jantan biasanya memiliki tubuh dan kepala yang lebih besar, sedangkan ayam betina tampak lebih kecil.

Baca juga : 6 Ciri-Ciri Bibit Ayam Broiler Berkualitas

Identifikasi jenis kelamin lewat dubur

Sebagai peringatan, Anda harus mencari layanan profesional untuk melakukan prosedur ini. Namun, jika Anda melakukannya sendiri, bersikaplah baik pada anak ayam Anda. Pegang anak ayam di satu tangan dan pegang dengan lembut sampai perutnya keluar. Hati-hati dengan anus ayam yang bersih. Jika ada benjolan, kemungkinan ayam tersebut jantan. Ciri-ciri ayam betina tidak bergumpal.

Pada beberapa ras ayam, baik jantan maupun betina memiliki serangkaian tonjolan kecil di anus. Jika ini benar, ayam biasanya memiliki tonjolan yang lebih besar dan lebih bulat, sedangkan ayam memiliki tonjolan yang terlihat rata.

Tunggu sampai anak ayam berumur 6 minggu.

Jika Anda bersedia menunggu enam minggu untuk menentukan jenis kelamin ayam, peluang keberhasilan Anda sangat meningkat.

Perubahan fisik seperti perkembangan ekor menjadi lebih terlihat. Perubahan perilaku seperti Respon kaget juga lebih terasa dan konsisten. Juga, setelah menunggu beberapa bulan, ayam jantan akan mulai berkokok.

Baca Juga : Kandang Ayam Semi Closed House: Pengertian dan Keunggulannya

2. Temukan ayam jantan dan betina yang lebih besar.

Amati perkembangan anak ayam selama 6 minggu

Pada titik ini, ayam jantan memiliki lambang yang berkembang penuh, menunjukkan gaya rambut kepang yang menonjol di area wajah. Anda juga dapat melihat bahwa lambang memanjang ke atas kepala. Kulit jengger akan berubah merah. Sebaliknya, kulit wajah ayam betina akan tetap kuning dan tidak menggelambir.

Perhatikan bulu punggung ayam berusia 8 sampai 10 minggu

Pegang ayam eraterat di satu tangan dan carilah area yang menghubungkan punggung dengan ekornya. Ini adalah area tumbuhnya bulu punggung. Ayam jantan memiliki sayap yang bergerigi dan tajam, tetapi bulu ayam terlihat bulat dan lembut.

Baca Juga : Perbandingan antara Kualitas Ayam Pembudidayaan Tradisional dengan Modern atau Closed House

Perhatikan temperamen ayam

Jika Anda melihat ayam berkumpul, perhatikan mana yang agresif dan mana yang tenang. Ayam jantan bertindak agresif dan membingungkan kawanan, tetapi ayam betina mudah dikejutkan oleh suara keras dan tetap di tempatnya saat ketakutan. Cara lain untuk mengamati respons ayam terhadap rasa takut adalah dengan mendekati ayam sambil bertepuk tangan. Ayam jantan bernyanyi sebagai tanda peringatan sedangkan ayam biasanya diam.

Perhatikan pial pada ayam dewasa

Pial adalah kulit yang kendur dan menggantung di bawah paruh ayam. Saat ayam tumbuh dewasa, pialnya akan tumbuh besar. Namun, pial ayam jantan juga akan berubah warna menjadi lebih terang dan kemerahan. Pial ayam betina akan tetap berwarna kuning, putih, atau abuabu.

Baca Juga : Kandang Ayam Closed House: Pengertian dan Keunggulannya

Hati-hati dengan ayam dewasa yang bertelur

Tentu saja, ayam yang bertelur adalah ayam dewasa. Ini dapat terjadi pada usia 12 hingga 30 minggu. Ayam jantan tidak bertelur, tetapi dapat berteriak keras pada usia yang sama.

3. Menggunakan Cara Lain untuk Mengenali Jenis Kelamin

Gunakan jasa profesional bertanyalah kepada pemasok peternakan lokal atau peternak unggas lainnya untuk mencari “ahli pengenal jenis kelamin ayam” yang direkomendasikan. Para profesional ini biasanya memiliki banyak pengalaman dalam mengenali jenis kelamin ayam dan bepergian dari satu lokasi ke lokasi lainnya untuk melakukan pekerjaan tersebut. Mereka biasanya mengenakan tarif tetap untuk mengenali jumlah kelamin ayam di satu tempat.

Bersama Chickin, wujudkan sinergi ketahanan pangan Indonesia.

Chickin – PT Sinergi Ketahanan Pangan.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Posts