Lymphoid Leukosis Ayam: Penyebab, Gejala, dan Penanganan

Lymphoid Leukosis pada Ayam

Pengelolaan kandang ayam yang baik dan tepat perlu membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Menjadi seorang peternak ayam adalah suatu hal yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan tinggi.

Segala permasalahan bisa timbul kapanpun tanpa adanya waktu yang menentukan. Ayam dapat terkena penyakit dan mati seketika tanpa tampak tanda-tanda kematian.

Penyakit-penyakit yang rentan menyerang ayam pun sangat bervariasi, ada yang menyerang pernapasan, lambung, hingga kepala.

Dari sederet penyakit yang menyerang ayam, di artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Lymphoid Leukosis pada ayam dari pengertian, gejala, penyebab, pengobatan, hingga penanganan.

Penting bagi para peternak untuk mengerti dan memahami penyakit yang satu ini, agar dapat mengantisipasi dan menangani secara efektif.

Pengertian Lymphoid Leukosis

Lymphoid Leukosis adalah penyakit neoplasma pada unggas terutama ayam yang bersifat menular. Penyakit ini disebabkan oleh sebuah virus yang bernama Leukovirus dari keluarga Retroviridae.

Lymphoid Leukosis ini salah satu bentuk dari Leukosis Kompleks yang penyebabnya adalah Virus RNA dengan ukuran 80-120 mm dan berbentuk filamen.

Leukosis Kompleks memiliki bentuk-bentuk lain, antara lain: Nephroblastoma, Osteoporosis, dan Eritroblastosis. Nah, dari bentuk-bentuk itu yang paling sering ditemukan adalah Lymphoid Leukosis.

Penyebab Lymphoid Leukosis

Seperti sedikit penjelasan di atas bahwa penyebab Lymphoid Leukosis adalah  virus Leukovirus yang berasal dari keluarga Retroviridae.

Virus ini terdiri dari berbagai macam tipe dan dapat menyerang secara bersamaan sehingga mengakibatkan dampak yang sangat kompleks.

Leukovirus menyerang organ vital seperti limpa, hati, ginjal dan akan dapat cepat mati apabila berada diluar tubuh inangnya. Biasanya menyerang ayam yang berusia 1 hari (DOC) dan berumur muda dibawah 8 minggu ke atas.

Gejala Lymphoid Leukosis

Setiap penyakit pasti memiliki gejala dan tanda-tanda tersendiri, meskipun ada yang tanpa gejala. Nah, untuk penyakit Lymphoid Leukosis, secara umum ada beberapa gejala sebagai berikut:

  1. Terlihat pucat
  2. Jengger atau pial menurun dan lemas
  3. Nafsu makan menurun
  4. Berat badan menurun
  5. Kondisi tubuh melemah
  6. Tidak dapat memproduksi telur

Dari gejala-gejala di atas mungkin akan sulit membedakan antara penyakit satu dengan yang lain, misalnya dengan penyakit Marek.

Nah, untuk membedakannya dapat dilihat dari rentang umur ayam yang terkena, untuk penyakit Lymphoid Leukosis, umum terjadi pada ayam berusia 1 hari (DOC), sedangkan Marek umum terjadi pada ayam berusia 4 minggu.

Cara Penularan Lymphoid Leukosis

Penyakit Lymphoid Leukosis mudah terkena pada ayam yang berusia 1 hari (DOC), masa inkubasinya sangat beragam tergantung pada tingkat penyakit tersebut.

Dalam kasus ini, semakin tua umur ayam maka semakin sulit pula tertular penyakit tersebut, terutama pada umur 6-8 minggu.

Lymphoid Leukosis dapat menular secara vertikal dan horizontal. Proses penularan vertikal berasal dari induk ke telur dan ini terjadi secara alami.

Sedangkan penularan secara horizontal dapat terjadi melalui kontak langsung, yaitu melalui sekreta ayam yang mengidap penyakit ini.

Dari sekian kasus yang ditemukan, banyak yang terdampak pada usia 14-16 minggu, tetapi jika yang tertular adalah ayam berusia tua maka penyakit tersebut tidak akan Nampak.

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Lymphoid Leukosis

Sejauh ini belum ada pengobatan untuk penyakit Lymphoid Leukosis, namun dapat dilakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan kandang, pemisahan kandang terhadap anak ayam, manajemen kandang dengan baik, dan lakukan desinfeksi secara tepat.

Nah, untuk memudahkan pengelolaan kandang dan membuat manajemen kandang lebih efektif dan optimal, Chickin hadir dengan aplikasi Smart Farm!

Aplikasi berbasis teknologi terkini dapat dengan mudah digunakan para peternak untuk mengelola kandang kapanpun dan dari manapun.

Fitur yang ditawarkan cukup kompleks, dari penyediaan data secara real-time, penyesuain suhu kandang, hingga pencatatan digital.

Untuk pembahasan lainnya terkait penyakit pada ayam, dapat diakses melalui 7 Penyakit pada Ayam Broiler dan Cara Mengatasinya.

Bersama Chickin, wujudkan sinergi ketahanan pangan Indonesia!

Chickin Indonesia – PT. Sinergi Ketahanan Pangan

Mari Bergabung dengan Komunitas Broiler Chickin Indonesia

Dengan bergabung bersama komunitas Chickin Indonesia, Anda akan terhubung dengan peternak-peternak broiler lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Anda dapat saling bertanya, diskusi, dan mengetahui update terbaru seputar industri peternakan ayam broiler. Selain itu, Anda dapat pula berkonsultasi dengan tim Chickin Indonesia untuk bertanya perihal beternak ayam broiler.

Komunitas ini terbuka baik bagi Anda yang baru memulai beternak maupun sudah memiliki peternakan dengan populasi dengan jumlah tertentu.

Klik link “Daftar” berikut untuk bergabung komunitas broiler Chickin Indonesia.

Daftar

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts