Biaya Pembuatan Kandang Ayam Closed House (1000 s.d 10.000 Ekor)

Peternakan ayam dengan closed house dapat menghasilkan kualitas ayam yang lebih bagus. Berikut kami sajikan biaya pembuatan kandang ayam closed house untuk 1000 hingga 10.000 ekor.
Kandang ayam closed house

Salah satu tipe kandang ayam broiler adalah kandang closed house, biaya pembuatan kandang ayam closed house ini tergolong mahal.

Namun apabila mengacu pada perolehan hasil peternakan kedepannya, maka pemilihan kandang closed house sangat direkomendasikan.

Hal ini karena dengan kandang closed house pertumbuhan dan perkembangan ayam broiler akan cukup terjamin. Sehingga hasil panen bisa maksimal, yang pada akhirnya memberikan keuntungan yang maksimal pula.

Adapun penyebab mahalnya biaya pembuatan kandang ayam closed house karena terdapat tambahan pengeluaran untuk membeli sistem teknologi. Kandang ayam closed house yang serba tertutup menyebabkan perlunya bantuan teknologi untuk mengatur kondisi suhu di dalam kandang.

biaya pembuatan kandang ayam closed house
Kandang Ayam Closed House – Chickin Indonesia

Selain itu, keadaan tertutup juga menyebabkan pertukaran oksigen dapat terganggu tanpa alat bantuan seperti kipas atau blower. Oleh karena itulah biaya pembuatan kandang ayam closed house menjadi lebih mahal daripada tipe terbuka (open house).

Lalu apa saja sih alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kandang ayam broiler closed house?

Alat dan Bahan Pembuatan Kandang Ayam Broiler Closed House

1. Kipas atau Fan

Kipas atau Fan merupakan alat vital dalam sistem kandang closed house, karena digunakan untuk memanipulasi udara di dalam kandang. Adapun kipas yang biasa peternak gunakan yaitu Exhaust Fan dan Blowing Fan.

Harga satu buah Exhaust Fan maupun Blowing Fan berada di kisaran Rp3.794.000 – Rp5.950.000, dan untuk membuat satu kandang closed house membutuhkan beberapa buah Exhaust Fan dan Blowing Fan. Sehingga biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house menjadi lebih mahal salah satunya karena alat ini.

2. Cooling Pad

Alat lain yang digunakan untuk pembuatan kandang ayam broiler closed house yaitu Cooling Pad. Cooling Pad berguna untuk menyaring udara yang masuk supaya terjamin bersih.

Di sisi lain, Cooling Pad juga berfungsi untuk memanipulasi suhu udara yang masuk ke dalam kandang. Apabila suhu di luar terlalu panas, maka Cooling Pad dapat menurunkannya agar tetap sesuai dengan yang diperlukan.

Adapun harga Cooling Pad per buah kisaran Rp 492.527 – Rp 592.427, karena ukurannya yang kecil maka untuk satu kandang closed house akan memerlukan beberapa Cooling Pad.

3. Heater

Apabila Cooling Pad berfungsi untuk menurunkan suhu udara yang berasal dari luar, maka alat kebalikannya yaitu Heater yang berfungsi untuk menaikan suhu apabila temperatur udara dari luar terlalu dingin.

Baca juga: Cara Beternak Ayam Broiler

Harga dan jenis Heater yang digunakan dalam pembuatan kandang ayam broiler closed house cukup beragam mulai dari Rp1.000.000-an hingga Rp12.000.000-an.

4. Controller

Inilah yang menjadi alat paling vital pada sistem kandang closed house, karena Controller mengendalikan semua sistem yang terdapat pada kandang.

Controller berfungsi sebagai pengatur hidup atau matinya Exhaust Fan, Blowing Fan, Cooling Pad, Heater dan sistem lainnya yang memerlukan daya listrik.

Dengan begitu, sistem kandang menjadi dapat dikendalikan sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu, Controller menjadi alat otomasi yang paling vital untuk kandang closed house. Harga Controller kandang ayam broiler closed house yaitu kisaran Rp7.950.000-an.

5. Genset

Penggunaan genset sangatlah diperlukan sebagai sumber daya listrik, mengingat sistem kandang closed house ini dapat dibilang tidak jalan tanpa listrik. Oleh karena itu, keberadaan genset menjadi poin penting.

Harga genset sendiri bermacam-macam, adapun referensi umum yang bisa jadi patokan yaitu genset 150 kVA Rp150.000.000 dan genset 80 kVA Rp80.000.000.

6. Beton

Beton merupakan pondasi untuk berdirinya kandang ayam closed house. Sifat beton yang kuat berguna untuk menyokong konstruksi kandang agar tetap kokoh. Harga beton berada di kisaran Rp700.000 – Rp1.675.000 per m³.

7. Baja Ringan

Baja ringan digunakan untuk konstruksi bagian atas kandang ayam. Pemilihan baja ringan bertujuan agar rangka bagian atas kandang tidak mudah dimakan rayap, sehingga dapat bertahan lama.

Baca juga: Strategi Pemasaran Ayam Potong

Sifat tahan lama tentunya harus menjadi pertimbangan mengingat biaya pembuatan kandang ayam closed house ini memerlukan biaya yang besar.

Adapun harga baja ringan yaitu kisaran Rp35.000 – Rp120.000 per batang, dengan panjang 6 meter dan ketebalan 0.75 mm.

8. Kayu atau Bambu

Penggunaan kayu dalam  pembuatan kandang ayam broiler berfungsi sebagai tiang penyanggah. Sedangkan bilahan bambu dapat berguna untuk bagian samping.

Apabila rangka bagian atap kandang tidak menggunakan baja ringan, maka bilah bambu dapat menjadi alternatif agar lebih menghemat biaya.

Harga kayu dan bambu tentunya berbeda-beda untuk setiap daerah. Bambu ampel dengan panjang 7 meter kisaran Rp15.000 – Rp20.000. Sedangkan harga kayu tergantung jenisnya.

9. Genteng

Genteng berfungsi sebagai atap kandang ayam broiler closed house. Pada dasarnya bagian atap ini dapat menggunakan logam ringan, asbes maupun genteng. Namun agar suhu dalam kandang lebih stabil, maka genteng tanah lebih cocok daripada logam ringan dan asbes.

Ini karena apabila menggunakan logam ringan dan asbes, pada saat siang hari yang terik keadaan di dalam kandang akan terasa sangat panas. Berbeda halnya apabila menggunakan genteng tanah liat. Harga genteng tanah liat pun berbeda-beda yaitu kisaran Rp1.000 – Rp5.000 per buah.

10. Tirai

Tirai berfungsi untuk menutupi kandang ayam broiler closed house di bagian samping atau dinding. Tirai yang bisa digunakan yaitu terpal yang ukurannya lebar, sehingga kandang benar-benar dalam keadaan tertutup.

Penggunaan tirai akan sangat berguna saat terjadi gangguan pada sistem kelistrikan, karena saat listrik mati maka secara otomatis semua sistem kandang ayam closed house tidak akan berfungsi.

Keadaan ini cukup berbahaya untuk keberlangsungan hidup ayam, tidak akan ada pertukaran udara. Dengan penggunaan tirai, maka apabila listrik mati tirai kandang dapat dibuka sebagian agar sirkulasi udara tetap lancar.

Adapun harga terpal per meter kisaran Rp5.000 – Rp22.750, berbeda-beda untuk setiap jenis bahannya.

Nah itulah beberapa alat dan bahan yang sekiranya paling umum untuk membuat kandang ayam broiler closed house. Pada dasarnya masih terdapat bahan-bahan lainnya seperti paku, sekrup, dll.

Namun tidak akan saya jelaskan secara rinci karena bagian lainnya bersifat pelengkap yang tetap penting, tapi umum diketahui.

Lalu berapa taksiran biaya pembuatan kandang ayam closed house secara keseluruhan?

Untuk menjawab pertanyaan ini tentu menyesuaikan dengan kapasitas yang akan ditampung oleh kandang. Adapun ukuran idealnya yaitu 8 ekor/m².

Estimasi Biaya Pembuatan Kandang Ayam Broiler Closed House per Ekor

1000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 1000 ekor yaitu 25 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 1000 ekor.

Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 1000 ekor kurang lebih sekitar Rp 47.800.000.

2000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 2000 ekor yaitu 50 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 2000 ekor.

Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 2000 ekor kurang lebih sekitar Rp 95.600.000.

3000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 3000 ekor yaitu 75 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 3000 ekor.

Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 3000 ekor kurang lebih sekitar Rp 143.400.000.

4000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 4000 ekor yaitu 100 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 4000 ekor.

Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 4000 ekor kurang lebih sekitar Rp 192.200.000.

5000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 5000 ekor yaitu 125 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 5000 ekor.

Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 5000 ekor kurang lebih sekitar Rp 239.000.000.

10.000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 10.000 ekor yaitu 250 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 10.000 ekor.

Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 10.000 ekor kurang lebih sekitar Rp 478.000.000

Nah itulah sedikit informasi mengenai biaya pembuatan kandang ayam broiler tipe closed house. Salah satu contoh perusahaan yang menggunakan model kandang ini, yakni Chickin Indonesia. Selain sebagai supplier daging ayam, Chickin Indonesia juga bergerak dalam bidang IoT untuk kandang ayam yang terintegrasi dengan teknologi.

Tipe kandang yang Chickin kembangkan yaitu kandang closed house dikenal dengan Smart Farm. Kandang ini berteknologikan artificial intelligence dalam mengatur keadaan kandang sehingga dapat menghemat biaya pengeluaran listrik.

Dengan begitu, keuntungan beternak ayam broiler menjadi lebih maksimal sehingga para peternak dapat meminimalisir kerugian.

Bersama Chickin, wujudkan sinergi ketahanan pangan Indonesia.

Chickin Indonesia – PT. Sinergi Ketahanan Pangan

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts