Ciri Ayam Karkas yang Baik untuk Dikonsumsi

Potongan Paha Utuh

Halo teman Chickin! Kali ini Chickin mau berbagi tips seputar beberapa ciri ayam karkas yang baik untuk dikonsumsi. Sebagai pembeli, kita perlu memastikan dengan baik bahwa ayam yang kita konsumsi berasal dari ayam yang peternak rawat dengan baik. 

Tempat penjualan juga perlu kita perhatikan untuk melihat mutu daging ayam karkas. Biasanya tempatnya terpasang pendingin dan penutup. Pastikan juga tempat penjualan tersebut bersih dari kotoran. Tempat yang baik akan membuat daging tidak terkena bakteri dan virus.

Ternyata ada beberapa kesalahan yang dapat terjadi ketika melakukan penyimpanan maupun pemotongan ayam karkas. Kesalahan ini juga bisa kita kenal sebagai penyimpangan. Hal ini kerap terjadi dan bisa membuat daging ayam tidak segar lagi.

Penyimpangan tersebut biasanya berupa pengawetan daging dengan bahan berbahaya. Bisa juga cara berbahaya lainnya agar biaya yang peternak keluarkan untuk biaya perawatan tidak terlalu besar. Penggunaan bahan kimia berbahaya tentunya dapat mengganggu kesehatan tubuh. 

Salah satu ciri daging ayam yang berkualitas adalah penampakan dagingnya yang segar. Kesegarannya tersebut berasal dari waktu penyimpanannya yang tidak terlalu lama. Kalau daging masih segar maka gizi yang terkandung pun masih terjaga.

Memangnya seperti apa sih segar itu? Segar itu ketika daging tidak mengandung air, kulit mulus dan mengkilap, berbau khas daging, berwarna segar, serta bertulang kokoh. Yuk simak artikel berikut!

1. Tidak Terdapat Kandungan Air

Ciri ayam karkas yang baik untuk kita konsumsi dapat kita lihat dari kandungan airnya. Pilihlah daging ayam karkas yang kandungan airnya sedikit. Kandungan air pada daging ayam dapat kita lihat melalui pori-porinya. Pori tersebut mengindikasikan dari keadaan ayam sebelum tersembelih memang mengandung banyak air. 

Biasanya sebelum peternak sembelih, ada beberapa ayam yang dipaksa meminum banyak air. Jika kandungan air terlalu banyak, pembeli akan merugi karena berat ayam tersebut sudah peternak manipulasi oleh kandungan air dan apabila digoreng akan meletup.

Tahukah bahwa terlalu banyak air tentu tidak sehat. Baik manusia maupun hewan apabila minum air berlebihan dapat merusak kebutuhan iodiumnya. Jadi, selain memilih ayam yang kandungannya sedikit, teman Chickin juga jangan minum berlebihan ya!

2. Kulit Mulus

Kulit yang mulus dan mengkilap juga menjadi salah satu ciri daging ayam yang segar. Kondisi ini dapat kita lihat dari kekenyalan kulit dan kualitas seratnya yang sangat baik. Carilah daging ayam karkas yang berkulit mulus.

Penyimpanan yang salah akan menyebabkan ketidak-mulusan kulit daging ayam. Biasanya, penyimpanan yang terlalu lama akan merusak seratnya. Selain itu, bisa saja karena mengandung terlalu banyak air. Sehingga ketika serat koyak maka kulit pun tidak mulus lagi.

3. Memiliki Serat yang Masih Baik

Ciri lainnya terdapat pada serat daging ayam karkas. Jika seratnya saat kita tekan tidak mudah koyak berarti daging ayam tersebut baik untuk dikonsumsi. Begitupun sebaliknya. Serat juga dapat menentukan apakah ayam mengandung pengawet atau tidak.

Umumnya daging ayam yang kondisi seratnya buruk akan mudah hancur dan tak layak untuk kita konsumsi. Penyebab serat menjadi buruk salah satunya akibat kandungan air yang terlalu banyak. Pengawet pun dapat mempengaruhi serat daging ayam.

Tekstur yang cenderung kenyal dan keras adalah ciri khas daging ayam yang sudah terkena pengawet. Dengan pengawet tentunya daging ayam akan lebih tahan lama. Namun, serat yang berpengawet tersebut menimbulkan berbagai efek samping bagi tubuh kita.

Baca juga: 8 Tips Membedakan Karkas Daging Ayam Potong Segar

4. Tidak Terdapat Memar

Selain berkulit mulus, pastikan daging ayam tidak terdapat memar. Keberadaan memar di permukaan kulitnya menunjukkan ayam tersebut mati secara tidak normal. Memar terjadi karena pembekuan darah pada pembuluh darah ayam.

Mati secara tidak normal itu seperti terpukul benda keras maupun tertabrak benda keras. Selain matinya yang tidak normal ada juga penyebab lainnya. Misalnya ayam karkas dipotong dengan cara yang tidak wajar. Pemotongan yang tidak baik dapat mempengaruhi daging ayam.

5. Berbau Khas Daging

Berbau khas daging adalah salah satu ciri khas potong ayam yang baik dan segar untuk dikonsumsi. Daging segar pada umumnya memiliki bau yang khas yaitu bau amis. Biasanya bau amis ini akan menarik indra penciuman lalat. 

Misalnya daging ayam karkas yang kita beli tidak berbau atau berbau anyir maka tidak layak untuk kita. Baik bau anyir maupun tidak berbau apapun sama sekali mengindikasikan bahwa daging tersebut adalah ayam tiren atau daging yang sudah terpapar pengawet berbahaya.

6. Berwarna Segar

Daging yang berwarna segar akan berwarna putih sedikit kekuningan. Jika berwarna putih pucat dan tekstur dagingnya terlalu kenyal kemungkinan besar daging tersebut sudah terpapar bahan pengawet yang berbahaya. 

Untuk ayam tiren, warna dagingnya biasanya kehitaman. Walaupun sudah terkena pengawet, warnanya akan tetap kehitaman. Meski sedikit sulit membedakannya, ciri lain ini bisa kita gunakan sebagai faktor pendukung untuk menemukan daging ayam segar.

7. Bertulang Kokoh

Ayam yang masih hidup kemudian terpukul atau tertabrak benda keras akan mengalami kerusakan pada tulangnya. Selain menyebabkan memar, tulang ayam akan menjadi lemah dan mudah patah. Menandakan keadaan daging ayam yang sudah mati tersebut tidak layak untuk kita konsumsi. 

Cara mengecek tulangnya dapat kita lihat dari bentuk daging ayam itu sendiri. Tulang berada di bagian dalam daging dan tidak dapat kita lihat secara langsung. Bila bentuk ayam tidak seperti pada umumnya atau tidak normal, hal tersebut menunjukkan struktur tulangnya rusak dan berubah.

Itu dia informasi dasar mengenai ayam karkas. Sebagai pembeli, tentunya harus dapat memilih dan membedakan ayam karkas yang sehat melalui pedoman di atas. Untuk membeli daging ayam yang lebih dapat dipercaya atau bebas dari bahan pengawet yang berbahaya, bisa membeli langsung dari peternakan, rumah potong, atau dari kenalan terdekat dan terpercaya.

Tertarik Untuk Membeli Ayam Potong dengan Potongan Tertentu?

Kita sudah membahas beberapa jenis dari potongan ayam. Memilih potongan ayam biasanya disesuaikan dengan kebutuhan setiap orang. Ada yang membutuhkannya untuk dikonsumsi, untuk diet, atau untuk dijadikan bahan dasar franchise.

Jika kamu membutuhkan daging ayam dalam jumlah besar atau untuk bisnis retail, yuk langsung kunjungi laman kami di Chickin Fresh!

Saat ini, Chickin bisa membantu kamu untuk memenuhi kebutuhan daging ayam-mu setiap harinya. Daging ayam Chickin sudah terbukti berkualitas dengan harga terjangkau. Kami dapatkan daging ayam dari Rumah Potong Ayam  yang sudah sesuai Standar Terbaik.

Chickin Fresh menghadirkan dua jenis produk yaitu ayam karkas segar dan ayam frozen. Ayam potong frozen sendiri bisa bertahan hingga 9 bulan karena disimpan pada kulkas yang suhunya berada di bawah 5 derajat celcius. 

Standar daging ayam yang baik menurut Chickin adalah:

  • Tidak Terdapat Memar (No Memar)
  • Tak Berlendir (No Lendir)
  • Berbau Khas Tidak Busuk (No Bau)
  • Tanpa Bulu (No Bulu)
  • Rusaknya Tulang yang Merusak Tekstur Sayap Maupun Daging Ayam(No Dolar)

Kami jamin keamanan, kehalalan, dan kualitas tentunya. Jika tidak sesuai kami akan melakukan retur. Bahkan untuk potongan bisa kamu sesuaikan sendiri dengan keinginan kamu. Yuk kunjungi kami di Chickin Fresh!

Chickin hadir membantu peternakan ayam dengan memanfaatkan teknologi sistem IoT dalam sistem perkandangan Micro Climate Controller. Chickin juga menyediakan Ayam Karkas berkualitas untuk kebutuhan Industri dengan harga terjangkau. Bersama Chickin, wujudkan sinergi ketahanan pangan Indonesia!

Chickin – PT Sinergi Ketahanan Pangan

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts