8 Cara Meningkatkan Kualitas Karkas Ayam

Karkas Ayam
https://www.freepik.com/free-photo/raw-whole-chicken-wooden-plate-with-lettuce-tomato-spices_12372130.htm#page=3&query=chicken&position=43

Meningkatkan kualitas karkas ayam penting dilakukan peternak ayam broiler untuk dapat menghasilkan produk bermutu yang diminati oleh masyarakat.

Selain mengandung nutrisi terbaik, karkas ayam dengan kualitas tinggi juga biasanya lebih lezat disantap ketika diolah.

Karkas ayam merupakan produk yang mudah rusak karena di dalamnya terkandung air, protein, mineral, dan enzim yang merupakan media pertumbuhan mikroba yang subur.

Oleh sebab itu, peternak tidak boleh sembarangan dalam melakukan proses pemeliharaan serta penanganan ayam broiler guna meningkatkan kualitas karkas ayam yang dihasilkan.

Meskipun begitu, Teman Chickin tidak perlu khawatir! Chickin akan berbagi tips mengenai bagaimana cara meningkatkan kualitas karkas ayam yang beginner-friendly.

Berikut merupakan cara meningkatkan kualitas karkas ayam yang mudah untuk pemula:

1. Gunakan Pakan yang Sesuai dan Berkualitas

Pakan merupakan hal penting yang berpengaruh besar terhadap peningkatan kualitas serta mutu karkas ayam. Jenis pakan yang digunakan berpengaruh terhadap warna, aroma daging, dan kadar lemak pada karkas ayam yang dihasilkan.

Selain kesesuaian pakan, Teman Chickin juga perlu memahami jenis-jenis pakan ayam broiler yang bernutrisi tinggi agar dapat menentukan pakan terbaik untuk ternaknya.

Berikut merupakan hal-hal penting yang perlu peternak perhatikan ketika menentukan pakan:

  • Sesuaikan kandungan pakan dengan usia ayamAyam dengan usia bervariasi memerlukan kebutuhan yang berbeda. Sebagai contoh, ayam pada fase awal atau starter memerlukan pakan dengan nutrisi dan protein yang tinggi agar pertumbuhannya maksimal. Di sisi lain, biasanya peternak menggunakan pakan yang mengandung lebih sedikit protein untuk ayam grower yang berusia 6-8 minggu.
  • Sesuaikan tekstur pakan dengan usia ayamAyam pada fase starter lebih baik menggunakan pakan bertekstur halus seperti pakan berbentuk tepung agar mudah dicerna. Sedangkan, ayam yang sudah dalam fase pertumbuhan biasanya sudah dapat menggunakan pakan yang lebih padat seperti crumble untuk membantu ayam belajar mengkonsumsi makanan yang lebih padat.
  • Periksa fisik pakanSalah satu cara untuk mengetahui kualitas pakan adalah dengan memeriksa fisik pakan. Pastikan pakan memiliki tekstur yang baik dan tidak terdapat benda asing di dalamnya. Dari hal ini, peternak juga dapat memastikan apakah pakan diolah dengan higienis atau tidak.

2. Pastikan Kecukupan dan Kualitas Air

Langkah selanjutnya yang dapat peternak lakukan untuk meningkatkan kualitas karkas ayam adalah dengan menyiapkan ketersediaan air yang cukup. Hal ini karena konsumsi air pada ayam broiler dapat memengaruhi efisiensi penggunaan pakan dan pertumbuhan harian (average daily gain) ayam broiler.

Automated Drinking System Chickin Smart Farm
Automatic Drinking System pada Chickin Smart Farm@Chickin

Selain itu, peternak juga perlu memerhatikan kualitas air yang dikonsumsi. Air untuk konsumsi broiler haruslah bersih, segar, bersuhu ruang, serta terbebas dari cemaran bahan berbahaya. Kemudian, air juga seharusnya tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa.

3. Beri Vaksin kepada Ayam Broiler

Untuk meningkatkan kualitas karkas ayam, peternak juga perlu mempertimbangkan pemberian vaksin pada ayam broiler. Selain untuk mencegah penyakit yang sering timbul, peternak juga perlu memberikan vaksin agar ayam dapat tumbuh dengan maksimal.

Terdapat berbagai cara vaksinasi ayam broiler, di antaranya yaitu dengan melalui air minum, injeksi, dan tetes mata. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai cara dan jenis vaksinasi ayam broiler, Teman Chickin dapat mengakses halaman berikut.

Jika tidak ingin menggunakan bahan kimia seperti vaksin, maka peternak dapat menggunakan herbal sebagai alternatif. Peternak biasanya menggunakan herbal berupa jamu yang di dalamnya terkandung jinten hitam dan bawang putih untuk mencegah penyakit pada ayam broiler.

4. Kontrol Pertumbuhan Ayam Broiler

Dengan melakukan kontrol terhadap pertumbuhan ayam broiler, peternak dapat mengidentifikasi masalah terkait pemeliharaan ayam dengan cepat.

Salah satu cara untuk mengamati pertumbuhan ayam yaitu dengan melakukan penimbangan ayam secara berkala. Dari proses ini, peternak akan memperoleh data berat ayam setiap jangka waktu tertentu.

Data tersebut dapat menjadi acuan untuk menentukan apakah pertumbuhan ayam sudah berjalan dengan maksimal. Jika hasil data tidak sesuai dengan yang semestinya, perternak dapat langsung mengetahui dengan cepat bahwa terdapat masalah yang menyebabkan pertumbuhan tidak maksimal.

Proses selanjutnya, peternak perlu mencari tahu penyebab utama dari masalah dengan melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek yang dapat memengaruhi pertumbuhan ayam broiler, seperti pakan, kecukupan konsumsi air, dan sebagainya.

5. Istirahatkan Ayam Sebelum Dipotong

Pemberian waktu istirahat kepada ayam berpengaruh terhadap tingkat keempukan serta daya ikat air pada daging ayam. Untuk itu, peternak perlu mengistirahatkan ayam agar dapat meningkatkan kualitas karkas ayam yang dihasilkan.

Untuk memaksimalkan kondisi ayam, peternak juga biasanya melakukan pengontrolan terhadap kondisi lingkungan guna mengurangi kondisi heat stress pada ayam.

Chickin Smart Farm memanfaatkan IoT dan menggunakan sistem pendingin (evaporate cooling system) serta sistem pemanas (brooder system) yang akan menyala secara otomatis menyesuaikan suhu target yang dibutuhkan ayam broiler.

Evaporate Cooling System Chickin Smart Farm
Evaporate Cooling System pada Chickin Smart Farm@Chickin

Hal ini kami lakukan untuk mencegah ayam mengalami heat stress, sehingga daging ayam yang kami hasilkan pada Chickin Fresh pun terjamin memiliki kualitas tinggi.

6. Perhatikan Sanitasi Kandang

Aspek selanjutnya yang tak kalah penting adalah sanitasi kandang. Apabila peternak tidak memberikan perhatian penuh terhadap sanitasi kandang, besar kemungkinan akan terjadi penyebaran penyakit pada ayam broiler akibat kontaminasi mikroorganisme. Hal ini juga berpengaruh terhadap kesegaran karkas ayam yang dihasilkan.

Berikut merupakan cara yang dapat peternak lakukan dalam proses sanitasi kandang:

  • Membersihkan tempat makan dan minum secara rutin
  • Melakukan penyemprotan kandang menggunakan desinfektan
  • Memastikan lingkungan kandang tidak lembab dan mendapatkan cahaya matahari yang cukup

Untuk menyempurnakan sanitasi kandang, peternak juga perlu memastikan sanitasi peralatan dan pekerja kandang. Dengan demikian, peternak dapat meningkatkan kualitas karkas ayam yang dihasilkan.

7. Potong Ayam dengan Benar

Proses pemotongan ayam merupakan aspek penting yang kadang luput dari perhatian peternak. Nyatanya, peternak tidak boleh sembarangan dalam menjalankan proses ini jika ingin menghasilkan karkas ayam dengan kualitas maksimal.

Karkas Ayam Chickin Fresh
Karkas Ayam Chickin Fresh@Chickin

Selain dapat menyebabkan memar, proses pemotongan yang tidak benar juga akan menyebabkan darah tidak dapat keluar dengan cepat, patah tulang pada ayam, serta tercecernya daging. Untuk itu, peternak perlu memahami bagaimana proses pemotongan ayam yang baik.

Proses pemotongan ayam yang baik haruslah dengan memerhatikan kebersihan tempat pemotongan.

Ayam yang dipotong di tempat higienis akan menghasilkan kualitas karkas yang lebih sehat dan aman karena terhindar dari berbagai macam sumber penyakit.

Kemudian, pemotong juga perlu melakukan pemotongan pada pembuluh darah yang tepat. Dengan demikian, darah ayam akan keluar dengan mudah dan cepat.

8. Pastikan Tidak Ada Darah Tersisa pada Ayam Potong

Darah yang tersisa pada ayam potong merupakan tempat di mana mikroba dan bakteri dapat tumbuh dengan sangat cepat. Hal inilah yang menyebabkan ayam cepat busuk.

Agar dapat menghasilkan karkas ayam berkualitas yang tahan lama, maka Teman Chickin perlu memastikan bahwa tidak ada darah tersisa setelah dilakukan proses pemotongan.

Guna mengatasi hal ini, peternak biasanya menggantung ayam dengan posisi kaki di atas dan leher di bawah setelah proses pemotongan.

Dengan demikian, maka darah yang tersisa akan mengalir keluar dengan cepat dalam jumlah yang banyak.

Nah, itulah beberapa rahasia Chickin dalam meningkatkan kualitas karkas ayam. Tidak sulit bukan?

Tidak hanya menerapkan cara-cara tersebut, kami juga memanfaatkan sistem IoT dan sistem perkandangan Micro Climate Controller dalam memantau dan mengendalikan budidaya ayam broiler secara efektif dan efisien.

Dengan memanfaarkan solusi ini, kami dapat menyediakan daging ayam pada Chickin Fresh yang memiliki kualitas serta mutu yang tinggi dengan jaminan 4 No (No bau, No dolar, No bulu, dan No memar), tentunya dengan harga terjangkau.

Bersama Chickin, wujudkan sinergi ketahanan pangan Indonesia!
Chickin – PT Sinergi Ketahanan Pangan

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts