Cara Kerja Chickin Micro Climate Controller

IoT-Chickin

Pembudidayaan ayam dilakukan dengan berbagai macam sistem, ada yang sistem konvensional atau tradisional dengan menggunakan kandang terbuka dan ada yang sudah mengembangkan dan memodifikasi kandang menjadi sistem kandang modern yang bersifat tertutup.

Saat ini para peternak konvensional masih melakukan pemeriksaan kondisi di dalam iklim kandang secara berkala dan melakukan pemantauan lokasi kandang secara langsung tanpa menggunakan bantuan instrumen otomatisasi industri.

Hal ini menjadikan operasionalnya kurang efisien dan membutuhkan tenaga manual yang cukup banyak dan kualitas ayam belum tentu terjamin. 

Apa itu Internet of Things (IoT)?

Internet of Things (IoT) merupakan sebuah paradigma komputasi dan komunikasi. Setiap objek dalam kehidupan sehari-hari telah dilengkapi dengan sensor, mikrokontroler, dan media pengirim untuk dapat menerima informasi tentang parameter lingkungan sekitar.

Penerapan IoT ini tidak hanya dalam sistem Teknologi dan Informasi saja, saat ini bidang agroindustri juga telah menerapkan sistem IoT.

IoT dimanfaatkan dalam menyusun aplikasi yang digunakan dalam pengembangan sistem pada siklus peternakan ayam pedaging untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.

Peningkatan kebutuhan pasokan daging ayam pedaging untuk masyarakat menjadi aspek dasar dalam pemenuhan kebutuhan pasokan daging nasional. 

Dibutuhkan tindakan yang efisien dalam pengelolaan peternakan ayam sehingga dapat terhindar dari penyakit dan menghasilkan ayam yang berkualitas.

Salah satu bentuk penerapan IoT, yaitu diciptakannya aplikasi CHM (Clearing-House Mechanism) Micro-climate Controller yang telah dijalankan dan digunakan oleh PT. Sinergi Ketahanan Pangan – Chickin Indonesia.

Aplikasi ini diterapkan pada sistem budidaya ayam kandang tertutup, memiliki kegunaan dalam memudahkan peternak dalam mengatur suhu, kelembaban, konsentrasi CO, NO2, konsentrasi padatan debu dan kadar oksigen kandang secara otomatis dengan sensor, yang dapat dikendalikan dan dikontrol melalui smartphone.

Mengoperasikan Aplikasi

Sebelum memulai mengoperasikan aplikasi tersebut, seluruh bagian kandang dilakukan pengecekan (plafon, dinding), selanjutnya peralatan (curt automatic, kipas/sistem ventilasi, cooling pad, temptron, heater, feeder, nipple) dan ketersediaan listrik (cukup atau sesuai).

Jika ada peralatan yang kurang, atau bagian yang kurang segera dibenahi sebelum dioperasikan. Untuk dapat melakukan pengaturan suhu melalui setting kipas di temptron, tutup inlet dibuka serta dilakukan pelebaran area jika ayam masih dalam masa brooding.

Jika ayam panting namun kondisi kelembaban dalam kandang dalam batas yang normal masih dapat ditolerir, yang berbahaya adalah jika ayam panting dan kelembaban di atas kelembaban efektif (kelembaban efektif 50-70 % ).

Kontrol yang baik terhadap kondisi kandang dan ayam memberikan kualitas yang baik pada ayam yang dibudidayakan Chickin.

Kualitas budidaya kandang ayam yang dijalankan oleh Chickin untuk mempersembahkan kualitas ayam terbaik kepada konsumen. Bagaimana menurutmu terkait teknologi kandang yang digunakan Chickin? Tulis pendapatmu di kolom komentar ya!

Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca. Jangan lupa bagikan kepada teman-teman ya. Baca juga artikel Chickin lainnya untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak terkait dunia ayam.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *