{"id":9969,"date":"2025-02-27T09:11:09","date_gmt":"2025-02-27T02:11:09","guid":{"rendered":"https:\/\/chickin.id\/blog\/?p=9969"},"modified":"2025-02-27T09:11:10","modified_gmt":"2025-02-27T02:11:10","slug":"5-dampak-pemeliharaan-ayam-broiler-melebihi-usia-panen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chickin.id\/blog\/5-dampak-pemeliharaan-ayam-broiler-melebihi-usia-panen\/","title":{"rendered":"5 Dampak Pemeliharaan Ayam Broiler Melebihi Usia Panen"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang dipelihara melebihi dari waktu panen akan menunjukkan tanda-tanda yang tidak normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Halo Sobat Chickin!!<br>Pernahkah teman-teman mengetahui kalau ayam broiler bisa hidup lebih lama dari usia pemeliharaan saat ini?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama ini kita tahu ayam broiler memiliki masa hidup sesuai dengan umur pemeliharan hingga panen (sekitar 30-35 hari).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bila kita berkehendak, kita bisa tetap memelihara ayam broiler lebih dari usia pemeliharaan saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada potensi bobot ayam broiler akan lebih besar dari bobot panen yang ada selama ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, memelihara ayam broiler lebih dari umur panen ternyata memiliki dampak kurang baik bagi kita dan ayam itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><strong><strong>Baca Juga<\/strong>: <\/strong><\/strong><a href=\"https:\/\/chickin.id\/blog\/tips-agar-ayam-broiler-tidak-stress-ketika-akan-dipanen\/\" title=\"\">Tips Agar Ayam Broiler Tidak Stress Ketika Akan Dipanen<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"berikut-ini-5-dampak-dari-pemeliharaan-ayam-melebihi-usia-panen\" class=\"wp-block-heading\">Berikut ini 5 dampak dari pemeliharaan ayam melebihi usia panen:<\/h2>\n\n\n\n<h3 id=\"1-adanya-masalah-kesehatan\" class=\"wp-block-heading\">1. Adanya Masalah Kesehatan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang dipelihara melebihi bobot panen diketahui dapat berkembang hingga bobot mencapai 4 kg.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan bobot tersebut ayam akan memiliki tubuh yang besar dan mengalami kesulitan bergerak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu ayam juga akan mengalami masalah pada kakinya, karena tidak kuat untuk menopang bobot yang terlalu berat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan yang paling parah adalah ayam akan rawan terkena penyakit pernafasan dan jantung karena organ dalam ayam terhimpit daging dan lemak yang menumpuk.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"2-rawan-kematian\" class=\"wp-block-heading\">2. Rawan Kematian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang dipelihara melebihi masa pemeliharaan memiliki kemungkinan untuk cepat mati juga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain karena ada indikasi terkena penyakit jantung, ayam juga rawan terkena heat stress.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Heat stress inilah yang pada akhirnya juga dapat menyebabkan sang ayam mengalami kematian mendadak.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img  loading=\"lazy\"  decoding=\"async\"  width=\"1339\"  height=\"1004\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAABAAAAAMAAQMAAACAdIdOAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAHZJREFUeNrtwQEBAAAAgiD\/r25IQAEAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAO8Ggw8AAeUA3VQAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-9977 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-ls-sizes=\"auto, (max-width: 1339px) 100vw, 1339px\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited.jpg\"  data-pk-srcset=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited.jpg 1339w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-300x225.jpg 300w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-768x576.jpg 768w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-200x150.jpg 200w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-260x195.jpg 260w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-380x285.jpg 380w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-800x600.jpg 800w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-1160x870.jpg 1160w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-600x450.jpg 600w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-400x300.jpg 400w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-520x390.jpg 520w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Ayam-Broiler-Jika-Memiliki-Bobot-Berlebih-di-atas-3-kg-edited-760x570.jpg 760w\" ><\/figure>\n\n\n\n<h3 id=\"3-daging-menjadi-tak-berkualitas\" class=\"wp-block-heading\">3. Daging Menjadi Tak Berkualitas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika dipelihara melebihi usia pemeliharaan tentu ada potensi bobot meningkat karena lemak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin hari lemak (khususnya lemak abdominal) akan terus menumpuk di dalam tubuh ayam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya dari lemak yang menumpuk di dalam tubuh adalah ketika nanti sudah menjadi daging akan mempengaruhi kualitas tekstur dan rasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu pada ayam yang usianya lebih tua akan ada perbedaan pada dagingnya dari yang usia muda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di mana daging yang dihasilkan oleh ayam yang lebih tua memiliki tekstur daging yang lebih keras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan pada ayam yang lebih muda cenderung memiliki daging dengan tekstur lebih lembut.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"4-pembengkakan-biaya-bagi-peternak\" class=\"wp-block-heading\">4. Pembengkakan Biaya Bagi Peternak<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang dipelihara lebih lama dari waktu normal yakni masa panen tentu akan memakan biaya lebih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembengkakkan biaya ini tentu banyak diambil dari pakan harian yang diberikan untuk ayam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam ketika melewati masa panen akan tetap berkembang namun pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan ketika dalam masa pemeliharaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya ayam dengan pakan yang banyak sekalipun tidak akan menyebabkan pertambahan bobot yang siginifikan, hal ini akan membuat FCR menjadi besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"5-tidak-dapat-diserap-pasar\" class=\"wp-block-heading\">5. Tidak Dapat Diserap Pasar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permintaan pasar ayam ukuran besar lebih kecil dibanding ayam ukuran kecil. Kebanyakan ayam-ayam yang dijual di pasaran adalah ayam yang memliki bobot tidak terlalu besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyebab umumnya adalah karena ayam dengan ukuran lebih kecil lebih mudah umtuk diolah dan untuk waktu pemasakan tidak terlalu lama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sehingga sangat jarang konsumen memanfaatkan ayam besar sebagai konsumsi kecuali ketika perayaan hari besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi ayam dengan ukuran besar jelas kurang laku di pasaran dan hal ini akan merugikan pedagang itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><strong>Baca Juga <\/strong><\/strong><a href=\"https:\/\/chickin.id\/blog\/tips-amankan-kandang-dari-serangan-predator-pemburu-ayam\" title=\"\"><strong><strong>:<\/strong><\/strong> Tips Amankan Kandang dari Serangan Predator Pemburu Ayam<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group has-background is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\" style=\"background-color:#c3f6ff\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mari Bergabung dengan Komunitas Broiler Chickin Indonesia<\/strong><br><br>Dengan bergabung bersama komunitas Chickin Indonesia, Anda akan terhubung dengan peternak-peternak broiler lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.<br><br>Anda dapat saling bertanya, diskusi, dan mengetahui update terbaru seputar industri peternakan ayam broiler. Selain itu, Anda dapat pula berkonsultasi dengan tim Chickin Indonesia untuk bertanya perihal beternak ayam broiler.<br><br>Komunitas ini terbuka baik bagi Anda yang baru memulai beternak maupun sudah memiliki peternakan dengan populasi dengan jumlah tertentu.<br><br>Klik link \u201cDaftar\u201d berikut untuk bergabung komunitas broiler Chickin Indonesia.<br><br>\u2192 <strong><a href=\"https:\/\/forms.gle\/nxt81PPVKjGmLqyd7\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar<\/a><\/strong><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayam yang dipelihara melebihi dari waktu panen akan menunjukkan tanda-tanda yang tidak normal. Halo Sobat Chickin!!Pernahkah teman-teman mengetahui kalau ayam&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":9975,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"[]"},"categories":[11],"tags":[337,18,405,404],"class_list":["post-9969","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education","tag-ayam","tag-ayam-broiler","tag-manajemen-ayam","tag-pemeliharaan-ayam-broiler"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9969"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9969\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9986,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9969\/revisions\/9986"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9975"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}