{"id":9645,"date":"2025-01-07T11:36:31","date_gmt":"2025-01-07T04:36:31","guid":{"rendered":"https:\/\/chickin.id\/blog\/?p=9645"},"modified":"2025-01-09T15:14:22","modified_gmt":"2025-01-09T08:14:22","slug":"kaki-kering-pada-ayam-broiler-rusak-kualitas-fcr-solusinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chickin.id\/blog\/kaki-kering-pada-ayam-broiler-rusak-kualitas-fcr-solusinya\/","title":{"rendered":"Kaki Kering Pada Ayam Bisa Rusak Kualitas FCR, Solusinya?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam Broiler yang terkena kaki kering bisa memberikan dampak negatif seperti kualitas FCR yang memburuk, tentu ini merugikan bagi peternak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Halo Sobat Chickin!!<br>Penyakit merupakan satu hal yang tidak bisa dipisahkan dalam pemeliharaan ayam broiler dan kerap menghantui peternak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai penyakit timbul biasanya dikarenakan kualitas DOC yang buruk atau metode pemeliharaan yang kurang maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sekian banyak penyakit yang timbul, kaki kering menjadi yang pering sering muncul dan menimpa ayam dalam pemeliharaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaki kering pada ayam broiler sendiri kerap diperlihatkan dengan ciri yang bisa dilihat secara visual yakni di mana kulit kaki tampak kering.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"penyebab-kaki-kering-pada-ayam\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Penyebab Kaki Kering pada Ayam:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 id=\"dehidrasi\" class=\"wp-block-heading\">Dehidrasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi dalam kandang dengan ventilasi yang kurang baik terkadang membuat temperatur kandang cenderung panas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belum lagi kandang yang terlalu padat juga dapat menaikkan temperatur kandang menjadi lebih panas dari biasanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini tentu membuat ayam menjadi tidak nyaman dan rawan untuk heatstress, sehingga perlu suplai air minum yang cukup di kandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila ayam kurang minum terutama ketika kandang dalam kondisi yang panas, imbasnya adalah ayam akan mengalami dehidrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dehidrasi yang parah akan menyebabkan kondisi ayam untuk terkena kaki kering, dan tentu akan lemas dan banyak diam ketika di kandang.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"kualitas-dari-pakan\" class=\"wp-block-heading\">Kualitas dari Pakan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pakan yang diberikan pada ayam broiler dalam pemeliharaan memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda diseusaikan dengan usia pemeliharaan (starter, grower, dan finisher).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak bisa ayam dalam fase grower diberikan pakan dari fase starter, sebab pada fase grower membutuhkan nutrisi lebih banyak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kekurangan nutrisi ini juga disinyalir menyebabkan ayam mengalami kaki kering karena sejatinya setiap tubuh ayam membutuhkan nutrisi yang cukup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu dalam pakan juga harus mengandung vitamin A dan E yang cukup untuk menghindari ayam terkena kaki kering.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/chickin.id\/blog\/apakah-hormon-digunakan-pada-ayam-temukan-faktanya\/\" title=\"\">Apakah Hormon Digunakan Pada Adam? Temukn Faktanya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"kelembaban-sangat-rendah\" class=\"wp-block-heading\">Kelembaban Sangat Rendah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Humidity (Kelembaban) di dalam kandang tentu sudah diatur sedemikian rupa agar ayam nyaman selama fase pemeliharaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi ketika kelembaban yang terlalu tinggi bisa membuat ayam stress dan rawan akan tertular penyakit dari kontaminasi silang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan kandang yang kelembabannya terlalu rendah juga ternyata dapat memberikan dampak negatif pada ayam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab kandang yang kelembabannya rendah menandakan kandang tersebut kering, termasuk litternya juga kering.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandang yang kering dan litter yang kering dapat memicu ayam untuk terkena kaki kering.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"usia-ayam\" class=\"wp-block-heading\">Usia Ayam<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meksi banyak sekali penyebab kaki kering disebabkan oleh faktor eksternal dari tubuh ayam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi ternyata ada penyebab internal yang dapat membuat ayam broiler tetap terkena kaki kering yakni usia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi pemeliharaan yang baik sekali pun tidak dapat menghindarkan ayam dari terkena kaki kering 100%.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab ayam yang sudah tua secara fisiologis tetap akan mengalami kondisi kaki kering, dan hal ini normal secara fisiologis.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"penyakit\" class=\"wp-block-heading\">Penyakit<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah hal yang patut menjadi perhatian para peternak yang memelihara ayam broiler.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab meski kaki kering kerap dianggap sebagai tanda kalau ayam mengalami dehidrasi, nyatanya kaki kering juga menjadi pertanda ayam sedang sakit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang kakinya terlihat kering biasanya sedang mengidap beberapa penyakit seperti pododermatitis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu bisa juga karena infeksi jamur, dan terakhir mungkin ayam broiler kita terkena avitaminosis A.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari berbagai faktor di atas yang menyebabkan ayam broiler terkena kaki kering, terdapat beberapa dampak negatif yang harus menjadi perhatian para peternak.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"dampak-negatif-kaki-kering-pada-ayam-broiler\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Dampak Negatif Kaki Kering pada Ayam Broiler:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img  loading=\"lazy\"  decoding=\"async\"  width=\"2252\"  height=\"1878\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAACMwAAAdWAQMAAADGdTRfAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAhlJREFUeNrtwQEBAAAAgiD\/r25IQAEAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAvwYcigAB6VcE4QAAAABJRU5ErkJggg==\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-9695 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-ls-sizes=\"auto, (max-width: 2252px) 100vw, 2252px\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House.jpg\"  data-pk-srcset=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House.jpg 2252w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-300x250.jpg 300w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-1024x854.jpg 1024w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-768x640.jpg 768w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-1536x1281.jpg 1536w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-2048x1708.jpg 2048w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-380x317.jpg 380w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-800x667.jpg 800w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-1160x967.jpg 1160w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-760x634.jpg 760w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-1600x1334.jpg 1600w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Contoh-Kandang-Close-House-600x500.jpg 600w\" ><\/figure>\n\n\n\n<h3 id=\"resiko-penyakit-meningkat\" class=\"wp-block-heading\">Resiko Penyakit Meningkat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaki ayam yang kering diketahui berarti rawan untuk mengalami pecah-pecah pada kulit kaki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini membuat pelindung terluat kulit terbuka dan ayam akan rawan terkena kontaminasi penyakit yang berasal dari kandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk itu ketika mengetahui ayam terkena kaki kering harus segera diberikan tindakan pencegahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"pertumbuhan-menurun\" class=\"wp-block-heading\">Pertumbuhan Menurun<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang terkena kaki kering seperti penjelasan sebelumnya diketahui sudah mengalami dehdrasi berat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika ayam mengalami dehidrasi berat maka tidak akan banyak beraktivitas karena tubuhnya sudah lemas, dan akan lebih banyak diam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan ayam yang lebih banyak diam maka tidak akan melakukan aktivitas untuk mencari makan dan minum, tentu hal ini akan membuat ayam kekurangan nutrisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tubuh ayam ketika kekurangan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dampaknya adalah mengalami penuruan pertumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya penurunan pertumbuhan diiringi dengan berkurangnya bobot secara berkala hingga pada akhirnya ketika panen ukuran tubuhnya terlihat kecil sendiri jika dibandingkan dengan ayam lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"fcr-jadi-buruk\" class=\"wp-block-heading\">FCR Jadi Buruk<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi peternak, FCR dengan nilai kecil selalu diharapkan dalam setiap periode pemeliharaan, FCR juga dijadikan gambaran baik buruknya pemeliharaan yang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab FCR dengan nilai yang kecil menandakan bahwa kualitas rasio pakannya baik dan menunjukkan metode pemeliharaan sudah tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun ketika ayam terkena kaki kering maka akan menyebabkan FCR nilainya tinggi dan kualitas rasio pakannya menjadi buruk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">FCR yang buruk ini sendiri mengindikasikan bahwa ayam yang dipelihara sedang tidak sehat akibat terkena kaki kering.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski ada beberapa hal yang menunjukkan dampak negatif dari ayam yang terkena kaki kering, peternak tidak perlu terlalu khawatir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh peternak ketika mengetahui ayamnya terkena kaki kering.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"penanganan-ayam-yang-terkena-kaki-kering\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Penanganan Ayam Yang Terkena Kaki Kering:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sediakan air bersih selalu<\/li>\n\n\n\n<li>Tambah vitamin dan elektrolit dalam pakan<\/li>\n\n\n\n<li>Usahakan menggunakan pakan komersial<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan memiliki ventilasi yang baik<\/li>\n\n\n\n<li>Rutin lakukan biosekuriti dan vaksinasi bagi ayam<\/li>\n\n\n\n<li>Kontrol kelembaban kandang agar tidak kering<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kontrol kelembaban sendiri dapat dilakukan dengan setting suhu dan ventilasi. kontrol dapat dilakukan secara berkala dengan rutin cek kontroler kandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun pengecekkan kelembaban dan suhu juga bisa dilakukan dengan jarak jauh apabila kandang sudah support dengan kontroler berbasi IoT seperti Ci-Touch.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ci-Touch merupakan kontroler kandang yang dapat dikendalikan dari jauh karena sudah tersambung dengan aplikasi Chickin Apps yang ada di telepon genggam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengetahui informasi mengenai Chickin Apps langsung download <strong><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.chickin.chickinapps&hl=id&pli=1\" title=\"\">DISINI<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/chickin.id\/blog\/apa-itu-ayam-broiler-ciri-ciri-daur-hidup-manfaat-or-fakta\/\" title=\"\">Berapa Lama Ayam Hidup Berdasarkan Jenis dan Pemeliharaannya<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group has-background is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\" style=\"background-color:#c3f6ff\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mari Bergabung dengan Komunitas Broiler Chickin Indonesia<\/strong><br><br>Dengan bergabung bersama komunitas Chickin Indonesia, Anda akan terhubung dengan peternak-peternak broiler lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.<br><br>Anda dapat saling bertanya, diskusi, dan mengetahui update terbaru seputar industri peternakan ayam broiler. Selain itu, Anda dapat pula berkonsultasi dengan tim Chickin Indonesia untuk bertanya perihal beternak ayam broiler.<br><br>Komunitas ini terbuka baik bagi Anda yang baru memulai beternak maupun sudah memiliki peternakan dengan populasi dengan jumlah tertentu.<br><br>Klik link \u201cDaftar\u201d berikut untuk bergabung komunitas broiler Chickin Indonesia.<br><br>\u2192 <strong><a href=\"https:\/\/forms.gle\/nxt81PPVKjGmLqyd7\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar<\/a><\/strong><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayam Broiler yang terkena kaki kering bisa memberikan dampak negatif seperti kualitas FCR yang memburuk, tentu ini merugikan bagi peternak&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":9693,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,14],"tags":[18,363,362,80],"class_list":["post-9645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education","category-smartfarm","tag-ayam-broiler","tag-citouch","tag-kaki-kering","tag-kandang-ayam-broiler"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9645"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9645\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9696,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9645\/revisions\/9696"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9693"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}