{"id":9614,"date":"2024-12-26T15:55:52","date_gmt":"2024-12-26T08:55:52","guid":{"rendered":"https:\/\/chickin.id\/blog\/?p=9614"},"modified":"2025-01-09T15:17:59","modified_gmt":"2025-01-09T08:17:59","slug":"bahaya-gas-amoniak-hingga-buat-fisik-ayam-broiler-cacat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chickin.id\/blog\/bahaya-gas-amoniak-hingga-buat-fisik-ayam-broiler-cacat\/","title":{"rendered":"Bahaya Gas Amoniak, Hingga Buat Fisik  Ayam Broiler Cacat?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan gas amonia di dalam kandang bisa mengancam kenyamanan dan keselamatan ayam broiler yang sedang dalam masa pemeliharaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Halo Sobat Chickin!!<br>Dalam pemeliharaan ayam broiler, temperatur, kelembaban, dan amonia merupakan poin penting yang harus diperhatikan selama masa pemeliharaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Amonia sendiri berwujud gas yang dihasilkan dari ekskreta yang dikeluarkan oleh ayam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gas amonia yang menguap dari ekskreta merupakan hasil perombakan dari sisa nitrogen yang tidak di absorbsi oleh tubuh ayam dan diuraikan oleh bakteri ureolitik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan gas amonia di dalam kandang rupanya memliki dampak negatif terhadap ayam broiler yang sedang dalam masa pemeliharaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak tanggung-tanggung dampak negatif yang dihasilkan oleh gas amoniak bisa menyebabkan cacat hingga kematian pada ayam broiler.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun perlu diketahui dampak negatif ini terjadi apabila kadar gas amoniak di dalam kandang terlalu tinggi (di atas 25 ppm).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan kadar normal gas amoniak di dalam kandang adalah di bawah 10 ppm, dengan kadar ini ayam masih tetap di kondisi aman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun berikut ini adalah beberapa dampak negatif yang dihasilkan oleh kadar gas amoniak yang terlalu tinggi di dalam kandang:<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"produktivitas-menurun\" class=\"wp-block-heading\">Produktivitas Menurun<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Umumnya dalam pemeliharaan yang baik, produktivitas ayam akan mengalami peningkatan seiring bertambahnya umur pemeliharaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun jika ayam sudah terkena dampak negatif dari kadar gas amoniak yang terlalu menumpuk di kandang, maka akan menurunkan produktivitasnya juga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab ayam broiler yang sudah terpapar gas amoniak secara berlebih nafsu makannya akan menurun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penurunan nafsu makan akan membuat pertumbuhan ayam yang seharusnya normal akan menjadi melambat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini juga akan berpengaruh pada Feed Cobersion Ratio (FCR) yang ikut memburuk juga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/chickin.id\/blog\/ayam-broiler-kisah-dibalik-unggas-paling-populer-di-dunia\/\" title=\"\"><strong> <\/strong>Ayam Broiler: Kisah Dibalik Unggas Paling Populer di Dunia<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"kekebalan-tubuh-menurun\" class=\"wp-block-heading\">Kekebalan Tubuh Menurun<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain produktivitas yang menurun, ayam juga akan mengalami penurunan kekebalan tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyebab awalnya sama seperti penurunan produktivitas, yakni ayam mengalami penurunan nafsu makan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang tidak mendapatkan suplai nutrisi dengan cukup akan mempengaruhi tingkat kekebalan pada tubuhnya, sehingga sistem imun akan melemah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melemahnya sistem imun pada tubuh ayam akan menyebabkan sang ayam akan sangat mudah untuk terpapar penyakit atau mengalami infeksi.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"gangguan-pada-pernapasan\" class=\"wp-block-heading\">Gangguan pada Pernapasan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam di dalam kandang benar-benar bergantung pada udara yang di dalam untuk mendapatkan suplai oksigen secara cukup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sehingga perlu sirkulasi udara yang baik di dalam kandang untuk membantu penyebaran merata oksigen di dalam kandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan keberadaan gas amoniak berlebih akan mengganggu persebaran kadar oksigen di dalam kandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampaknya adalah, ayam yang dipelihara akan kekurangan suplai oksigen dan tergantikan dengan gas amoniak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan gas amoniak di dalam tubuh ayam akan menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan mengakibatkan peradangan pada mukosa.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"iritasi-mata-kerusakan-kulit-dan-kaki\" class=\"wp-block-heading\">Iritasi Mata, Kerusakan Kulit dan Kaki<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ternyata keberadaan gas amoniak di dalam kandang juga bisa menyebabkan cacat pada ayam contohnya adalah iritasi mata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang sering terpapar gas amoniak dalam jumlah yang tinggi akan terkena iritasi mata dan menyebabkan mata merah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terparahnya jika iritasi adalah ayam akan mengalami kebutaan permanen, dan ini akan mengganggu behaviour ayam itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampaknya jika ayam buta tentu akan kesulitan dalam mencari pakan dan minum, karena pengelihatan tidak berfungsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain dapat menyebabkan kebutaan, ayam yang terkena dampak dari gas amoniak juga bisa membuat kulit ayam rusak strukturnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab gas amoniak yang terkombinasi dengan litter (alas) yang basah akan membuat luka pada kulit ayam, dampaknya mirip seperti kulit yang terbakar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Telapak kaki ayam juga akan mengalami luka iritasi akibat dari litter basah yang terkombinasi dengan gas amoniak yang ada di dalam kandang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img  loading=\"lazy\"  decoding=\"async\"  width=\"1024\"  height=\"575\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAABAAAAAI\/AQMAAADTLzmCAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAF9JREFUeNrtwTEBAAAAwqD1T20MH6AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAICzASHOAAGp2DHLAAAAAElFTkSuQmCC\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-9287 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-ls-sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-1024x575.jpg\"  data-pk-srcset=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-1024x575.jpg 1024w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-300x168.jpg 300w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-768x431.jpg 768w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-1536x862.jpg 1536w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-2048x1149.jpg 2048w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-380x213.jpg 380w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-800x449.jpg 800w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-1160x651.jpg 1160w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-760x426.jpg 760w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-1600x898.jpg 1600w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mencegah-doc-ayam-broiler-stress-600x337.jpg 600w\" ><\/figure>\n\n\n\n<h2 id=\"kematian-akibat-stress\" class=\"wp-block-heading\">Kematian Akibat Stress<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Efek paling parah setelah mengalami cacat adalah ayam dapat mengalami kematian akibat dampak negatif dari konsentrasi gas amoniak yang terlalu tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jumlah gas amoniak yang terlalu tinggi akan membuat ayam mengalami stress berat karena sangat-sangat tidak nyaman di dalam kandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ayam sudah mengalami stress berat biasanya tidak akan mau makan dan minum, dan akan lebih sering berdiam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayam yang tidak makan dan minum dalam kurun waktu lama akan mengalami kematian karena tidak mendapatkan suplai nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"solusi-mengatasi-gas-amoniak-berlebih-di-kandang\" class=\"wp-block-heading\">Solusi Mengatasi Gas Amoniak Berlebih di Kandang<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kelola litter (alas), jangan sampai lembab<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan ventilasi baik, agar sirkulasi udara normal<\/li>\n\n\n\n<li>Sering pantau dan kontrol kelembaban kandang<\/li>\n\n\n\n<li>Pantau kondisi kandang secara rutin (termasuk kadar<br>amoniaknya)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemantauan kadar amoniak di dalam kandang dapat menggunakan Controler kandang yang memiliki kemampuan membaca kadar amoniak di dalam kandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Chickin sendiri memiliki Ci-Touch yang memiliki kemampuan untuk melakukan pembacaan kadar amoniak di dalam kandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu pemantauan kandang dapat dilakukan dari jarak jauh dengan bantuan Chickin apps yang sudah terpasang di smartphone.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengetahui informasi mengenai Chickin Apps langsung download <strong><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.chickin.chickinapps&hl=id&pli=1\" title=\"\">DISINI<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/chickin.id\/blog\/apa-itu-ayam-broiler-ciri-ciri-daur-hidup-manfaat-or-fakta\/\" title=\"\">Berapa Lama Ayam Hidup Berdasarkan Jenis dan Pemeliharaanya<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group has-background is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\" style=\"background-color:#c3f6ff\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mari Bergabung dengan Komunitas Broiler Chickin Indonesia<\/strong><br><br>Dengan bergabung bersama komunitas Chickin Indonesia, Anda akan terhubung dengan peternak-peternak broiler lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.<br><br>Anda dapat saling bertanya, diskusi, dan mengetahui update terbaru seputar industri peternakan ayam broiler. Selain itu, Anda dapat pula berkonsultasi dengan tim Chickin Indonesia untuk bertanya perihal beternak ayam broiler.<br><br>Komunitas ini terbuka baik bagi Anda yang baru memulai beternak maupun sudah memiliki peternakan dengan populasi dengan jumlah tertentu.<br><br>Klik link \u201cDaftar\u201d berikut untuk bergabung komunitas broiler Chickin Indonesia.<br><br>\u2192 <strong><a href=\"https:\/\/forms.gle\/nxt81PPVKjGmLqyd7\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar<\/a><\/strong><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keberadaan gas amonia di dalam kandang bisa mengancam kenyamanan dan keselamatan ayam broiler yang sedang dalam masa pemeliharaan. Halo Sobat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":9697,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,32,43],"tags":[18,358,91,44],"class_list":["post-9614","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education","category-informasi-produk","category-penyakit","tag-ayam-broiler","tag-gas-amoniak","tag-kandang-ayam","tag-penyakit-ayam"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9614"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9699,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9614\/revisions\/9699"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}