{"id":2410,"date":"2022-08-07T19:30:20","date_gmt":"2022-08-07T12:30:20","guid":{"rendered":"https:\/\/chickin.id\/blog?p=2410"},"modified":"2024-10-17T11:50:40","modified_gmt":"2024-10-17T04:50:40","slug":"cara-memulai-usaha-ayam-potong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chickin.id\/blog\/cara-memulai-usaha-ayam-potong\/","title":{"rendered":"Cara Memulai Usaha Ayam Potong"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img  loading=\"lazy\"  decoding=\"async\"  width=\"600\"  height=\"338\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAlgAAAFSAQMAAAAU2zNkAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAADBJREFUeNrtwTEBAAAAwqD1T20ND6AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAACANwNkWAABCFt6iQAAAABJRU5ErkJggg==\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-9310 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/cara-memulai-usaha-ayam-potong.webp\" ><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><font style=\"vertical-align: inherit;\"><font style=\"vertical-align: inherit;\">Although rarely noticed, it turns out that one of the businesses that has bright and quite promising prospects is the chicken farming sector.<\/font><\/font><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Kok bisa sektor peternakan ayam jadi bisnis dengan prospek bagus di masa depan?<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Pendeknya, hampir setiap hari permintaan pasar terhadap daging ayam cukup tinggi bahkan cenderung stabil. Kalo kamu ga percaya, coba cek meja makan kamu!<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Pasti dalam satu minggu ada menu olahan yang bahan dasarnya daging ayam nya, kan?<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Alhasil, usaha ayam potong paling diuntungkan karena selera masyarakat yang cukup tinggi terhadap menu olahan ayam.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Selain potensi cuan yang lumayan oke, lebih lanjut melalui usaha ayam potong kita turut berkontribusi juga dalam menciptakan sinergi pangan di Indonesia.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"kenapa-harus-memilih-usaha-ayam-potong\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kenapa Harus Memilih Usaha Ayam Potong?<\/b><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada yang harus kamu ketahui dulu nih terkait usaha ayam potong.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Biasanya, usaha ayam potong menggunakan jenis ayam ras pedaging (broiler) karena\u00a0memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam menghasilkan banyaknya ton daging.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Apalagi, fakta di lapangan menunjukan bahwa konsumsi masyarakat terhadap daging ayam semakin meningkat dari tahun ke tahun.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus naik, kualitas hidup penduduk yang juga meningkat membuat masyarakat semakin sadar pentingnya memenuhi asupan gizi protein hewani melalui konsumsi makanan olahan daging ayam.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Woah, coba sekarang kamu bayangin. Dalam keadaan jumlah konsumsi yang terus meningkat, harga cenderung stabil di pasaran.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Apalagi saat ini semakin banyak bisnis <em>food & beverage<\/em> yang menjadikan ayam sebagai menu utama produk mereka. Akhirnya, memberikan dampak berupa prospek cuan yang semakin jelas!<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Selain banyaknya jumlah permintaan di pasaran, faktor pertimbangan lainnya yakni waktu tunggu yang relatif cepat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Ayam ras pedaging hanya memerlukan waktu sekitar 5-8 minggu saja untuk memiliki rata-rata bobot 1,5 \u2013 2,8 kg\/ekor.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Alhasil, dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan ayam jenis lainnya, ayam broiler sudah dapat dijual, sehingga memberikan keuntungan terhadap cepatnya waktu perputaran modal. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Cocok banget nih buat kamu yang nggak sabaran, karena nggak perlu nunggu terlalu lama buat balik modal, sekaligus dapat untung dalam tempo waktu yang relatif cepat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Sistem pemeliharaan yang efisien membuat peternak tidak perlu menyediakan lahan yang terlalu luas dan lebar.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Biaya pembuatan kandangnya juga akan jauh lebih murah jika dibandingkan dengan ternak besar (seperti: sapi dan kerbau) dan ternak kecil (seperti: kambing dan domba).<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full wp-image-1716 size-medium\"><img  loading=\"lazy\"  decoding=\"async\"  width=\"759\"  height=\"556\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAASwAAADcAQMAAADwVg6bAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAB9JREFUaN7twTEBAAAAwqD1T20IX6AAAAAAAAAAAHgNIYQAAeQcR4MAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-9284 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-ls-sizes=\"auto, (max-width: 759px) 100vw, 759px\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/chicken-meat-cut-1.png\"  data-pk-srcset=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/chicken-meat-cut-1.png 759w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/chicken-meat-cut-1-300x220.png 300w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/chicken-meat-cut-1-380x278.png 380w, https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/chicken-meat-cut-1-600x440.png 600w\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\">Daging Ayam Karkas<\/span> <span style=\"color: #00ccff;\"><a style=\"color: #00ccff;\" href=\"https:\/\/chickin.id\">\u00a9Chickin<\/a>\u00a0<\/span><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 id=\"bagaimana-pangsa-pasar-dan-persaingan-usaha-ayam-potong\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bagaimana Pangsa Pasar dan Persaingan Usaha Ayam Potong?<\/b><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, olahan daging ayam menjadi menu favorit banyak orang.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Rasanya yang lezat, harganya yang terjangkau, serta tingginya kandungan protein dan vitamin membuat pangsa pasar usaha ayam potong sangat luas dan mencakup banyak orang. Berikut beberapa pangsa pasar dari usaha ternak ayam potong:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Semua individu yang menyukai daging ayam<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelaku usaha rumah makan yang menyediakan menu ayam<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\">Para pengusaha produk kuliner berbahan dasar daging ayam.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam mendirikan usaha ayam potong perlu loh untuk bermitra dengan banyak pihak untuk mendapatkan sumber broiler.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Sumber broiler usaha ayam potong dapat berasal dari peternak mandiri, peternak kemitraan internal, hingga peternak kemitraan eksternal.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Biasanya sumber perolehan broiler terbesar berasal dari perusahaan inti melalui kemitraan internal, karena hampir 90% peternak melakukan kemitraan dengan banyak perusahaan, dan hanya 10% yang merupakan peternak mandiri.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Perlu kalian ketahui bahwa perusahaan internasional beskala besar masih mendominasi industri broiler dalam negeri.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Data dari Kementrian Perdagangan menunjukan bahwa perusahaan peternakan skala besar melalui kemitraan internal (63%) masih menguasai kondisi pangsa produksi ayam, pada posisi selanjutnya kemitraan eksternal menguasai sekitar (27%), dan peternak mandiri hanya menguasai sekitar (10%) untuk target pasar.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Fakta tersebut menyebabkan posisi peternak mandiri semakin tertekan. Penyebab lain peternak mandiri sulit bersaing secara sehat karena struktur pasar industri broiler di Indonesia masih bersifat oligopoli.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #ff0000;\"><em>Oligopoli tuh apa sih?<\/em><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Singkatnya, struktur industri pasar oligopoli dicirikan dengan hadirnya beberapa perusahaan besar yang mendominasi dan sangat menguasai suatu industri.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #ff0000;\"><em>Terus pengaruhnya oligopoli dengan industri usaha ayam potong apa?<\/em><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Perusahaan peternak skala besar yang mendominasi lebih dari 60% pangsa industri ayam potong dapat mempengaruhi proses pengambilan kebijakan terkait menaikan dan menurunkan harga produk daging ayam di pasaran.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kekuatan untuk menentukan harga jual melalui penentuan harga posko di masing-masing wilayah.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"menangkap-potensi-usaha-ayam-potong-di-ekosistem-bisnis-oligopoli\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">Menangkap Potensi Usaha Ayam Potong di Ekosistem Bisnis Oligopoli<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Meskipun industri broiler khususnya usaha potong ayam di Indonesia masih kental dengan unsur oligopoli, kita harus tetap optimis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Peternak skala besar yang saat ini masih mendominasi industri peternak ayam broiler memberi peluang untuk merintis usaha dengan mengoptimalisasi peran tidak sebatas pada penyedia produk olahan ayam atau jasa pemotongan saja melainkan juga sebagai pedagang grosir maupun pengecer.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #3366ff;\"><a style=\"color: #3366ff;\" href=\"https:\/\/chickin.id\/\"><span style=\"color: #00ccff;\">Chickin Indonesia<\/span><\/a> <\/span><span style=\"color: #000000;\">melalui produk Chickin Fresh melakukan kerja sama dengan beberapa rumah potong ayam (RPA) melalui produk<\/span> <span style=\"color: #00ccff;\"><a style=\"color: #00ccff;\" href=\"http:\/\/bit.ly\/ChickInFresh\">Chickin Fresh<\/a> <\/span><span style=\"color: #000000;\">untuk\u00a0memberi akses langsung peternak mandiri ke retail-retail modern (meat shop) atau partner bisnis untuk memperpendek rantai distribusi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Chickin turut membantu para peternak mandiri untuk tetap bertahan serta berkontribusi dalam memutus sistem pasar oligopoli dalam industri broiler.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, perlu juga peningkatan akses informasi pasar secara transparan dengan menyediakan fasilitas informasi soal harga produk ayam secara online untuk menciptakan persaingan pasar yang sehat, sehingga seluruh pihak baik itu pedagang pengecer, pedagang besar ataupun peternak dapat mengetahui soal perubahan harga yang terjadi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"langkah-langkah-memulai-usaha-potong-ayam\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Langkah-langkah Memulai Usaha Potong Ayam<\/b><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui potensi dan pangsa pasar dari usaha ayam potong, selanjutnya adalah menentukan langkah strategis untuk meminimalisir kerugian dan memaksimalkan keuntungan. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Berikut merupakan langkah-langkah memulai usaha potong ayam:<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"1-memahami-kebutuhan-pasar\" class=\"wp-block-heading\">1. <span style=\"color: #000000;\">Memahami Kebutuhan Pasar<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Permintaan pasar yang tinggi terhadap produk ayam menjadikan usaha ayam potong sebagai salah satu bisnis peternakan yang memberikan keuntungan paling menggiurkan. Kok bisa paling menguntungkan daripada jenis usaha ternak lainnya?<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Beberapa faktor yang membuat usaha ayam potong paling menguntungkan daripada usaha ternak lainnya, yakni:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Permintaan pasar terhadap produk ayam cenderung stabil<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adanya sarana distribusi yang tersebar, mulai dari pasar tradisional, supermarket, pedagang sayur keliling, hingga warung pinggir jalan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk memahami kebutuhan pasar sangat perlu untuk melakukan riset agar mengetahui jenis ayam yang menjadi konsumsi terbanyak konsumen sehingga dapat memperkirakan jumlah ton untuk yang akan dijual.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Jika jumlah ayam yang dialokasikan ke pasar melebihi jumlah kebutuhan konsumen maka berpotensi menyebabkan kerugian bagi para peternak dan pelaku usaha ayam potong, karena stok yang tersedia lebih tinggi dari permintaan pasar. Kemungkinan terbesar menyebabkan produk ayam terbuang sia-sia. So, kita harus hati-hati banget nih saat melakukan riset pasar!<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"2-memilih-jenis-ayam-yang-paling-banyak-dikonsumsi\" class=\"wp-block-heading\">2. <span style=\"color: #000000;\">Memilih Jenis Ayam yang Paling Banyak Dikonsumsi<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Ayam broiler merupakan jenis ayam dengan jumlah konsumsi terbanyak di Indonesia. Harga yang tidak terlalu mahal serta proses pengembangan yang relatif singkat daripada jenis ayam kampung membuat ayam broiler menjadi primadona usaha ayam potong.<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full is-resized wp-image-1717 size-medium is-style-default\"><img  loading=\"lazy\"  decoding=\"async\"  width=\"600\"  height=\"400\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABAQMAAAAl21bKAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAApJREFUCNdjYAAAAAIAAeIhvDMAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-9286 pk-lazyload\"  style=\"aspect-ratio:1;width:548px;height:auto\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/broiler-chicken.webp\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\"><font style=\"vertical-align: inherit;\"><font style=\"vertical-align: inherit;\">Broiler Chicken <\/font><\/font><\/span> <span style=\"color: #00ccff;\"><a style=\"color: #00ccff;\" href=\"https:\/\/chickin.id\"><font style=\"vertical-align: inherit;\"><font style=\"vertical-align: inherit;\">\u00a9Chickin<\/font><\/font><\/a><\/span><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Pengusaha atau peternak ayam potong broiler perlu untuk melakukan riset pasar agar mampu menjual dan memasarkan produk sesuai dengan jumlah kebutuhan pasar untuk memenuhi target penjualan dan mencegah kerugian.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"3-mempersiapkan-modal-pendanaan-awal\" class=\"wp-block-heading\">3. <span style=\"color: #000000;\">Mempersiapkan Modal Pendanaan Awal<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Modal pendanaan awal adalah hal yang paling mendasar untuk memulai sebuah usaha ayam potong. Jumlah besar kecilnya modal sangat mempengaruhi alokasi biaya operasional dan jumlah bibit.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Penting untuk mengetahui dan mencatat sumber pendanaan modal, misal: modal pendanaan dari dana pribadi, dana hutang, atau dana bersama dengan rekan-rekan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Pencatatan dana mempermudah proses menghitung alokasi ketika memperoleh laba, apalagi jika modal berasal dari hutang, tentu laba akan terpakai untuk proses membayar hutang.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah menghitung alokasi dana baik itu modal ataupun laba, selanjutnya adalah <span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0menentukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Break Even Point<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (BEP) dari usaha ayam potong. Usahakan jangan menghabiskan modal sebelum ayam berhasil terjual.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #ff0000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Break Even Point<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (BEP) tuh apa sih? <\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>B<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><em>r<\/em>eak even point<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah titik saat pendapatan sama dengan modal yang keluar. Manfaat dari analisis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">break even point<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> agar suatu usaha tidak mengalami kerugian.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan analisis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Break Even Point<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (BEP) sangat penting bagi manajemen suatu usaha. Dari analisis ini kita akan mengetahui hubungan antara modal yang keluar dengan perolehan laba. Khususnya mengenai informasi terkait jumlah penjualan minimum dan penurunan penjualan dari rencana yang diharapkan.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, di dalam alokasi modal perlu juga biaya untuk menggahi karyawan, pembelian pakan ayam, pembelian bibit ayam broiler,<\/span> <span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">hingga pembelian mesin-mesin modern penunjang kehidupan kandang seperti yang terlihat pada produk <\/span><span style=\"color: #00ccff;\"><a style=\"color: #00ccff;\" href=\"https:\/\/chickin.id\/apps\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chickin App MCC<\/span><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"> dan<\/span> <\/span><span style=\"color: #00ccff;\"><a style=\"color: #00ccff;\" href=\"https:\/\/chickin.id\/smart-farm\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chickin Smart Farm<\/span><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"4-membuat-tempat-pengembangan-usaha-ayam-potong\" class=\"wp-block-heading\">4. <span style=\"color: #000000;\">Membuat Tempat Pengembangan Usaha Ayam Potong<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam usaha ayam potong, tempat budidaya bibit ayam menjadi pertimbangan dalam melakukan bisnis ayam potong. Lokasi dan jondisi sekitar tempat budidaya memiliki dampak langsung pada kualitas daging ayam.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Terdapat aturan atau standar nasiona<span style=\"font-weight: 400;\">l yang mengatur tempat pengembangan usaha ayam potong. Salah satunya yakni SNI 01-6160-1999 yang mengatur syarat utama lokasi rumah potong ayam. Menurut SNI 01-6160-1999, syarat utama dari lokasi rumah potong ayam diantaranya:<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jauh dari pemukiman padat dan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0pusat polusi<\/span><\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak melanggar aturan rencana detail tata ruang wilayah kota<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak berlokasi di dekat industri kimia atau logam atau<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0berada di daerah banjir<\/span><\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki lahan yang cukup luas untuk pengembangan kegiatan operasionalnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter wp-image-1720 size-medium\"><img  decoding=\"async\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABAQMAAAAl21bKAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAApJREFUCNdjYAAAAAIAAeIhvDMAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-1720 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.xyz\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210218-WA0025.jpg\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\">Kandang Peternakan Ayam Modern Chickin Indonesia yang memenuhi SNI<\/span> <span style=\"color: #00ccff;\"><a style=\"color: #00ccff;\" href=\"https:\/\/chickin.id\">\u00a9Chickin<\/a><\/span><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Keempat syarat harus terpenuhi sebelum membangun sebuah rumah potong ayam, jika salah satu syarat tidak terpenuhi, maka tidak mendapat izin operasional rumah potong ayam dari Kementerian Perdagangan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Semua persyaratan harus terpenuhi karena berkaitan erat untuk menghindari ayam menjadi stres di dalam kandang serta menghindari ayam dari kontaminasi polusi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Bakteri dan mikroorganisme dapat tumbuh subur pada ayam yang berada dalam kondisi stres, hal ini terjadi karena adanya perubahan kadar glikogen menjadi asam laktat sehingga membuat pH daging turun di angka 5-6 dan berpotensi dapat merusak kualitas daging.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"5-memilih-bibit-unggulan\" class=\"wp-block-heading\">5. <span style=\"color: #000000;\">Memilih Bibit Unggulan<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk memulai bisnis peternakan ayam hendaknya harus memilih bibit ayam secara hati-hati. Memilih bibit ayam secara sembarangan akan berdampak pada kerugian yang besar. Bibit\u00a0 dengan kualitas baik berperan dalam menciptakan keberhasilan ternak.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam hal pembiayaan ternak, bibit unggul memiliki peran lebih dari 60% dalam keberhasilan ternak.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Fakta tersebut dapat menjadi acuan dalam menjalankan model bisnis. Misalnya melalui cara menunda proses <em>chick in<\/em> atau masuknya anak ayam (DOC) yang akan dipelihara ke dalam kandang daripada asal memilih bibit yang kualitasnya tidak jelas.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk menghindari memilih bibit yang kualitasnya tidak jelas, pilih <em>breeder<\/em> yang terpercaya dan lakukan seleksi bibit kembali. Dalam memilih bibit ada istilah <em>day old chick<\/em> (DOC). Day old chick adalah istilah untuk anak ayam yang berumur satu hari.<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter wp-image-1722 size-medium\"><img  decoding=\"async\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABAQMAAAAl21bKAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAApJREFUCNdjYAAAAAIAAeIhvDMAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-1722 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.xyz\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210218-WA0028-1.jpg\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\">Fase Brooding DOC di Kandang Peternakan Chickin<\/span> <a href=\"https:\/\/chickin.id\/\"><span style=\"color: #00ccff;\">\u00a9Chickin\u00a0<\/span><\/a><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">day old chick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kualitas baik\u00a0 sesuai dengan SNI 01-4868.1-2005 yaitu:<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki bobot per ekor minimal 37 gram<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi fisik sehat, lengkap, dan tidak memiliki kelainan<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Warna bulu seragam dan kondisi bulu kering<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Potensi kematian maksimal hanya 2%.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam SNI 01-4868.2-2005 kondisi fisik DOC yang sehat meliputi kaki normal, tampak segar, aktif, tidak cacat fisik, sekitar pusat dan dubur kering.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ciri-ciri tersebut dapat menjadi standar untuk memilih bibit ayam. Dengan mengetahui ciri-ciri bibit ayam yang baik akan memudahkan para pelaku usaha ayam potong menyeleksi bibit ayam yang berkualitas untuk dibudidayakan<\/span>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memilih bibit ayam adalah suatu hal yang penting, namun pemeliharaan di dalam kandang juga menentukan kualitas dari ayam yang dihasilkan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"6-memilih-makanan-berkualitas\" class=\"wp-block-heading\">6. <span style=\"color: #000000;\">Memilih Makanan Berkualitas<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Banyaknya variasi pakan ayam, mulai dari pakan ayam instan hingga pakan ayam yang perlu pengelolaan terlebih dahulu membuat pilihan pakan untuk ayam pedaging kian banyak. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Biasanya, ayam pedaging membutuhkan pakan dengan protein tinggi untuk memaksimalkan pertumbuhannya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Di empat minggu pertama, ayam pedaging perlu pakan yang mengandung 23% protein. Empat minggu setelahnya hanya perlu pakan yang mengandung 19% protein.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam memilih pakan ternak yang berkualitas bagi ayam terdapat beberapa cara sebagai berikut:<\/span> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Cara termudah melakukannya melalui pemeriksaan bau, warna, tekstur, bentuk, kerusakan, ukuran partikel, dan <em>bulk density<\/em>. Lakukan dengan mengambil sedikit pakan sebagai sampel pemeriksaan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Patokan standarnya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tepung biasanya menjadi pakan DOC karena memiliki tekstur halus dan mudah dicerna, tepung berkualitas baik tidak terdapat bulu atau rambut di dalamnya.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dedak padi memiliki tekstur halus, tidak tengik, tidak terdapat benda asing seperti pasir, kutu, dan batu. Ciri lainnya yakni tidak tercampur dengan sekam yang dapat menyebabkan tekstur kasar dan <em>bulk density<\/em>.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jagung kuning memiliki warna kuning cerah serta tidak ada jamur. Presentase jumlah butir jagung yang mati, biji pecah, serta kotoran harus sedikit. Jagung sebagai pakan organik tidak boleh mengandung antibiotik tambahan untuk menghindari efek negatif pada kesehatan dan pertumbuhan ayam<\/span> <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lakukan analisis proksimat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Analisis proksimat dilakukan untuk mengetahui jumlah nutrien bahan baku pakan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengetahui jumlah nutrien sangat penting untuk mengontrol pertumbuhan ayam. Berikut cara melakukan analisis proksimat:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kadar protein kasar dalam pakan untuk mengetahui sumber protein bagi ayam<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jumlah lemak kasar merupakan patokan bahwa pakan menjadi sebagai sumber energi, sekaligus indikator untuk mengetahui lamanya masa simpan dari bahan pakan tersebut<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Serat kasar menjadi indikator untuk mengetahui seberapa lama pakan tersebut dapat tercerna di pencernaan ayam.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kadar air untuk mengetahui kandungan nutrien. Semakin tinggi kadar airnya, maka kandungan nutrien semakin rendah, dan mengindikasikan bahwa pakan ayam tersebut tidak memiliki waktu simpan yang lama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mengetahui cara memilih pakan ternak yang berkualitas bagi ayam.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kita perlu juga mengetahui jenis-jenis pakan yang tersedia di pasaran, karena tiap-tiap pakan tersebut memiliki keunggulan yang berbeda-beda, diantaranya:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tepung memiliki tekstur yang halus dan mudah dicerna sehingga cocok untuk pakan DOC<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Crumble <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki tekstur yang lebih padat daripada tepung, dan bentuk seperti biskuit hancur. Sifat teksturnya menjadikan pakan ini cocok sebagai pakan transisi bagi anak ayam di masa pertumbuhan saat mulai belajar mengonsumsi makanan padat.<\/span><\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pelet berbentuk silinder yang memudahkan penyimpanannya. Teksturnya yang padat membuat waktu makan ayam menjadi lebih singkat. Umumnya, peternak memberikan pelet kepada ayam yang sudah dewasa<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pakan organik terbuat dari bahan bebas zat kimia dan modifikasi genetik. Pakan organik biasanya lebih mahal karena proses pembuatannya memerlukan banyak tenaga manusia. Biasanya <\/span>pakan organik terbuat dari bahan seperti jagung, gandum, kacang polong, tepung ikan, dan oat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Tips tambahan, ayam fase awal perlu memperoleh pakan dengan kandungan nutrisi dan protein tinggi untuk memaksimalkan pertumbuhannya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Namun, jangan memberikan pakan yang kandungan kalsiumnya terlalu tinggi karena dapat menyebabkan gangguan ginjal pada ayam yang masih kecil.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"melakukan-vaksinasi-rutin\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">Melakukan Vaksinasi Rutin<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pakan, pemberian vaksin pada fase awal pertumbuhan ayam dapat mencegah timbulnya penyakit secara efektif.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroorganisme yang terdapat didalam vaksin dapat membentuk kekebalan tubuh ayam. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa penggunaan jenis vaksin yang cara pengaplikasiannya berbeda-beda. Secara umum ada 3 metode vaksinasi ayam broiler, yaitu:<\/span><\/span> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Dengan mencampur vaksin dan air, lalu masuk ke dalam tubuh ayam bersama dengan minuman dan makanan. Dalam proses ini, ayam perlu puasa sekitar 1 \u2013 2 jam sebelum pemberian vaksin. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Tahap selanjutnya adalah menyiapkan air, susu skim, dan dosis vaksin dengan jumlah yang tepat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Susu skim memiliki fungsi sebagai pelindung vaksin untuk menghindari kontaminasi dengan bahan-bahan lain yang terkandung didalam air sekaligus menjaga kualitas vaksin.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan konsumsi air minum, setiap 1000 ekor ayam membutuhkan 1 liter air. Untuk mengetahui jumlah air dapat menggunakan rumus berikut:<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter wp-image-1727 size-full\"><img  decoding=\"async\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABAQMAAAAl21bKAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAApJREFUCNdjYAAAAAIAAeIhvDMAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-1727 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.xyz\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG_5104.jpeg\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\">Rumus perhitungan jumlah air yang dibutuhkan ayam<\/span> <a href=\"https:\/\/chickin.id\/\"><span style=\"color: #00ccff;\">\u00a9Chickin <\/span><\/a><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mengetahui jumlah air, dapat memasukkan susu skim dengan dosis 2 gram per liternya. Lalu, masukan vaksin ke\u00a0 dalam air, aduk hingga rata bersamaan dengan susu skim, kemudian tuang ke tempat minum.<\/span> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam melakukan vaksin suntik perlu menyuntikan injekto<span style=\"font-weight: 400;\">r pada pangkal paha (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">musculus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) ayam.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Tips sebelum melakukan vaksin suntik<\/strong><\/span><\/span>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan bahwa injektor berfungsi dengan baik,\u00a0 lalu kocok botol vaksin agar vaksin tidak mengendap. Lakukan penyuntikan saat suhu vaksin yang baru keluar dari lemari es (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">refrigerator<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) sama atau mendekati suhu lingkungan. <\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempercepat bisa dengan cara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">thawing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau rendam dalam air panas agar suhu vaksin lebih cepat mencapai suhu lingkungan.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan dari memilih metode suntik adalah tidak perlu memikirkan dosis volume pemberian vaksin karena menggunakan injektor yang jumlah dosisnya sudah pasti dan jelas<\/span><\/span>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melakukan vaksin tetes pada ayam perlu dosis 1 ml per ekornya. Proses vaksinasi ayam<\/span> memakan waktu lebih lama karena harus menunggu vaksin terserap sempurna ke dalam kelopak mata ayam, namun reaksinya sangat cepat karena langsung mengantarkan ke peredaran darah.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Tips saat melakukan vaksinasi tetes ke ayam! Jangan terburu-buru melepaskan ayam sebelum tetesan vaksin terserap sempurna.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Agar ayam tidak stres dalam menunggu waktu vaksin, buat kapasitas maksimum untuk satu kali jaring vaksin tetes hanya dibatasi untuk 200 ekor ayam.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk menghindari efektivitas vaksin, sebaiknya bagi larutan vaksin ke dalam beberapa alat penetes karena setelah larut vaksin harus habis dalam waktu 30 menit.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Vaksin mengandung mikroorganisme, sehingga kandungan vaksin begitu sensitif dengan pengaruh lingkungan. Dalam menyimpan vaksin memerlukan\u00a0 lemari es (refrigerator) bersuhu 2 \u2013 8\u02daC tetapi jangan disimpan di dalam freezer.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Fungsi menyimpan vaksin di dalam refrigerator agar vaksin terhindar dari panas dan paparan sinar matahari langsung.Beberapa hal yang harus diperhatikan saat hendak melakukan vaksinasi:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Waktu pemberian, jenis, dan dosis yang diberikan harus tepat. Pastikan vaksin belum kadaluarsa<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jangan melakukan vaksinasi saat suhu udara terlalu panas (maksimal suhu 29\u02daC)<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pastikan ayam dalam kondisi sehat saat akan melakukan vaksin, jika ayam sedang sakit maka tidak boleh melakukan vaksinasi<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\">Setelah vaksin selesai, segera berikan suplemen ayam broiler atau multivitamin untuk mengurangi stres pada ayam.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Kejadian endemik flu burung yang menyerang unggas terutama ayam pada beberapa tahun yang lalu membuat pelaku usaha ayam potong semakin sadar pentingnya melakukan jadwal vaksinasi dengan tepat waktu.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Berikut merupakan 2 program jadwal vaksinasi ayam broiler:<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter wp-image-1728 size-full\"><img  decoding=\"async\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABAQMAAAAl21bKAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAApJREFUCNdjYAAAAAIAAeIhvDMAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-1728 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.xyz\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG_5105.jpeg\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\">Jadwal vaksinasi ayam<\/span> <a href=\"https:\/\/chickin.id\/\"><span style=\"color: #00ccff;\">\u00a9Chickin\u00a0<\/span><\/a><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk mensukseskan vaksinasi, perlu juga upaya pendukung lainnya yakni memastikan para pelaku usaha ayam dan peternak untuk menjaga kebersihan kandang dengan menyemprot kandang seminggu dua kali.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"melakukan-panen\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">Melakukan Panen<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses panen menjadi penentu akhir selama masa pemeliharaan dari peternakan. Sebelum melakukan panen biasanya manajer ataupun operator kandang melakukan estimasi perhitungan hasil dan keuntungan.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja perlu kalian ingat bahwa angka estimasi bisa meleset lho dari prediksi dan proyeksi.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terus kapan sih waktu yang tepat untuk melakukan panen? <\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, Chickin Indonesia mau kasih tahu ke kalian pentingnya melakukan pertimbangan waktu panen:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam ras pedaging (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">broiler<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) banyak yang memanen ayamnya pada umur sekitar 35 hari dengan bobot kurang lebih 2,5 kilogram per ekor. Tidak harus 35 hari dan berbobot 2,5 kilogram, waktu panen bisa disesuaikan dengan pencapaian bobot ayam yang digemari oleh konsumen. H<\/span>asil riset pasar menunjukan mayoritas masyarakat Indonesia menyukai ayam pedaging ukuran kecil dengan berat sekitar 1,5 kilogram untuk makanan sehari-hari. Tetapi ada waktu tertentu saat konsumen memilih ayam ukuran besar. Misalnya untuk membuat sate, opor, atau beberapa industri pengolahan daging ayam (industri <i>frozen food, nugget<\/i>, hingga sosis)<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harga daging ayam yang naik turun menjadi pertimbangan dalam menentukan umur panen. Misalnya: saat perayaan idul fitri, biasanya harga jual daging ayam meningkat. Sehingga perlu mempersingkat waktu pemeliharaan dan budidaya ayam agar perolehan keuntungan lebih besar. <\/span>Jika harga di pasaran lebih rendah daripada harga budidaya, maka peternak bisa memilih untuk memperpanjang periode pemeliharaan tapi harus memperhatikan bobot ayam dan nilai FCR.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Feed Conversion Ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (FCR) adalah satuan nilai yang menunjukan perbandingan antara jumlah konsumsi kilogram pakan ayam untuk menghasilkan 1 kilogram berat badan. <\/span>Jika nilai FCR semakin besar, berarti efisiensi penggunaan pakan kurang baik. Dalam menentukan standar FCR ditentukan sendiri oleh masing-masing perusahaan pembibit (<i>breeder<\/i>).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 id=\"proses-saat-panen\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">Proses Saat Panen<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut beberapa persiapan yang perlu dilakukan saat panen ayam pedaging:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Periksa laporan stok ayam di kandang, timbang salah satu ayam sebagai sampel nilai patokan terhadap keseluruhan bobot ayam<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikan pencahayaan kandang selama 24 jam selama satu minggu sebelum panen. Tujuan melakukan kegiatan ini agar ayam selalu makan dan minum, sehingga bobot ayam bertambah<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Stop memberikan vitamin atau obat minimal 5 \u2013 10 hari sebelum panen. Hal ini untuk menghindari adanya residu antibiotik dalam produk daging ayam. Jangan berikan antibiotik menjelang masa panen karena akan memacu stres fisik ayam akibat kerja organ yang terlalu berat.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat tiba pelaksanaan panen. Berikut adalah tata cara pelaksanaan panen ayam yang baik dan benar menurut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Chickin Indonesia<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lakukan pelaksanaan panen ayam pada pagi atau malam hari untuk menghindari ayam menjadi stres, karena intensitas panas matahari tidak terlalu tinggi dan suhu lingkungan kandang cukup bersahabat<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan memberikan ayam makan 8 \u2013 12 jam sebelum panen untuk menghindari sisa pakan yang belum tercerna dengan baik. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya pemberian pakan sebelum panen menyebabkan bobot badan meningkat namun terjadi penyusutan setelah proses pemotongan karena adanya sisa pakan yang belum tercerna secara sempurna di tembolok<\/span><\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Buat penyekatan ayam secara bertahap dengan menggunakan sekat untuk mempermudah proses penangkapan. Saat membuat sekat hindari penumpukan ayam di sudut kandang, karena terlalu padat dapat berpotensi meningkatkan kematian<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah tertangkap, ikat kedua kaki ayam dengan tali secara bersamaan dengan 3-5 ekor. Jangan gunakan sistem tangkap pilih saat proses pemanenan<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jangan menangkap ayam dengan kasar<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Catat bobot tubuh ayam, kemudian masukan ke dalam keranjang secara hati-hati untuk mengurangi risiko memar atau kaki dan sayap ayam patah. Pastikan kapasitas keranjang dengan bobot ayam untuk mengurangi risiko kematian saat melakukan perjalanan ke rumah potong ayam.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter wp-image-1729 size-medium\"><img  decoding=\"async\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABAQMAAAAl21bKAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAApJREFUCNdjYAAAAAIAAeIhvDMAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-1729 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.xyz\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210218-WA0031.jpg\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\">Proses panen dan pengangkutan ayam dari kandang ke rumah potong ayam (RPA)<\/span> <a href=\"https:\/\/chickin.id\/\"><span style=\"color: #00ccff;\">\u00a9Chickin\u00a0<\/span><\/a><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h4 id=\"memahami-harga-pasar\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">Memahami Harga Pasar<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harga ayam di pasaran sifatnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fluktuatif <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">artinya selalu berubah-ubah setiap waktu sesuai kondisi dan situasi.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan situs infopangan.jakarta.go.id. Harga rerata ayam broiler di Jakarta adalah Rp. 38.568\/ekor per Kamis, 27 Mei 2021.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter wp-image-1731 size-full\"><img  decoding=\"async\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABAQMAAAAl21bKAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAApJREFUCNdjYAAAAAIAAeIhvDMAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-1731 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.xyz\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Screenshot-596.png\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\">Harga ayam di<\/span> <a href=\"http:\/\/infopangan.jakarta.go.id\">pasaran<\/a> <span style=\"color: #808080;\">wilayah DKI Jakarta<\/span> <a href=\"https:\/\/chickin.id\/\"><span style=\"color: #00ccff;\">\u00a9Chickin\u00a0<\/span><\/a><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Harga pangan yang mengalami fluktuasi merupakan suatu hal yang sangat wajar terjadi di dalam industri pangan. Dari gambar di atas, harga ayam sempat melambung tinggi menjelang perayaan Idul Fitri pada 13 Mei 2021, dan setelah Idul Fitri harga berangsur-angsur turun.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meskipun harga ayam di pasar tidak bisa dikontrol, namun sebenarnya masih dapat diprediksi. Memprediksi harga ayam di pasaran membuat para pelaku usaha ayam potong terhindar dari kerugian.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ditambah dengan menentukan strategi penjualan yang tepat agar memperoleh keuntungan yang maksimal.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut merupakan hal yang perlu diperhatikan agar dapat memprediksi keuntungan atau kerugian dari usaha ayam potong:<\/span> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pelaku usaha industri peternakan, kita harus dituntut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">update <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan kisaran harga ayam di pasar.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rajin-rajinlah me-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngecek<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> harga pasar ayam potong! Apalagi dengan hadirnya beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang menyediakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">update <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harga ayam potong di berbagai wilayah dan pasar membuat proses memantau harga jadi lebih gampang.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tips lainnya, kita perlu juga nih memantau berita yang sedang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trending<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tanpa bisa kita sangkal, peristiwa yang sedang terjadi dan lagi <em>trending<\/em> di masyarakat biasanya mempengaruhi naik turunnya harga ayam.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berita-berita tersebut secara langsung mempengaruhi suplai dan permintaan produk ayam oleh masyarakat, dan menjadi penyebab naik turunnya harga ayam.<\/span><\/span> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\">Mau semakin cuan dan anti rugi dalam menentukan harga jual ayam potong di pasaran? Chickin Indonesia punya <i>tips and trick<\/i> yang anti gagal dan terjamin berhasil.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal pertama ialah lakukan penimbangan sebelum proses pemotongan, karena biasanya daging ayam mengalami penyusutan setelah dipotong. Proses\u00a0 menghitung perlu banget dilakukan nih.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><em>Jadi cara perhitungannya gimana tuh?<\/em><\/span> <\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggal kita hitung berat bersihnya aja. Loh kita kan ngga tau berat bersihnya? Oh gampang! Ini adalah kunci <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tips and trick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nya.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggal kalian kali dengan \u00be saja. Kalian pasti bertanya-tanya kenapa dikali\u00a0 \u00be? Dikali \u00be karena biasanya berat ayam berkurang \u00bc dari berat awal setelah disembelih.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"evaluasi-kegiatan-usaha-ayam-potong\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">Evaluasi Kegiatan Usaha Ayam Potong<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sangat perlu untuk melakukan evaluasi kegiatan usaha ayam potong dengan tujuan meminimalisir suatu kesalahan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Proses evaluasi adalah meninjau ulang semua kegiatan yang telah dilakukan dan hasil yang diraih, serta mengukur strategi yang menjadi bahan analisis untuk menghadapi situasi berikutnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lakukan proses evaluasi secara rutin, baik itu secara harian, mingguan, bulanan atau tahunan. Untuk melakukan evaluasi sebuah usaha ayam potong terdapat beberapa proses, diantaranya:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengembangkan konsep dan melakukan penelitian awal. Dalam menjalankan usaha ayam potong, pengusaha harus bida merencanakan konsep atau menentukan rencana bisnis modelnya sebelum eksekusi<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dapat melakukan uji coba dengan para peternak untuk mencari tahu tanggapan yang hasilnya menjadi tolak ukur antara kesesuaian rencana bisnis model dengan eksekusi pesannya<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melakukan evaluasi harian berhubungan dengan aktivitas sehari-hari, misalnya dengan membuat to do list dan memeriksa apakah semua pekerjaan atau goals yang akan dicapai pada hari itu berhasil dilakukan<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melakukan evaluasi mingguan sebagai kelanjutan dari evaluasi harian. Dalam melakukan evaluasi mingguan perlu juga untuk membahas terkait perkembangan ternak, seperti:<\/span>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pertambahan berat badan<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konsumsi pakan<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tingkat produktivitas unggas, apabila unggas sudah memasuki masa produktif<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tingkat kematian unggas<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melakukan evaluasi tahunan yang mengarah pada tindak lanjut usaha. Biasanya dengan melihat progres dan kendala yang terjadi. Kemudian memutuskan beberapa strategi untuk:<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meningkatkan usaha peternakan<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melanjutkan usaha<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menghentikan usaha<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Agar terus berkembang semakin pesat, ada beberapa indikator yang menjadi tolak ukur pelaku usaha peternakan, diantaranya:<\/span> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Asupan pakan yang bernutrisi dengan komposisi gizi yang seimbang, serta jumlah atau takaran yang tepat mempengaruhi proses tumbuh kembang ayam.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tingkat pertumbuhan ayam harus dalam kondisi seragam berada pada kualitas yang baik sehingga dapat dipanen pada waktu yang bersamaan.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanpa disadari ada faktor-faktor yang menjadi penyebab pertumbuhan ayam menjadi kurang optimal loh, yakni:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kandang yang terlalu sempit bisa memicu ayam menjadi stres, disarankan untuk memindahkan ayam ke blok kandang yang lain atau menggeser sekat yang membatasi antar blok kandang agar jumlah populasi seimbang<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ventilasi\u00a0 yang kurang lancar menghambat sirkulasi udara dan menyebabkan suhu udara menjadi sangat panas. Hal tersebut dapat membuat ayam menjadi stres sehingga mengganggu kesehatan ayam dan turunnya stamina<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tempat pakan dan minum yang kurang membuat ayam saling berebut untuk mendapatkan pakan dan minum. Hal tersebut menyebabkan kurangnya asupan dan nutrisi pakan sehingga postur dan perkembangan tubuh ayam menjadi kecil<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kurangnya penerangan di dalam kandang membuat peternak kesulitan melakukan kontrol terhadap kondisi ayam, dan juga membuat ayam lebih banyak tidur dan malas makan. <\/span>  <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Efisiensi pakan ternak<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efisiensi pakan ternak dapat terjadi bila ayam mencerna semua pakan dengan baik tanpa sedikitpun terbuang.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam manajemen pemeliharaan ayam, perlu untuk mengukur pakan yang tumpah dan terbuang sia-sia demi menciptakan efisiensi pakan melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Feed Consumption Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (FCR) atau konversi pakan. Semakin kecil angka konversinya berarti konsumsi pakan semakin efisien.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengefisienkan pakan, Chickin Indonesia menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">automatic drinking system<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau sistem minum otomatis dengan memberi minum 2 jam sekali kepada ayam-ayam di kandang.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter wp-image-1730 size-medium\"><img  decoding=\"async\"  src=\"data:image\/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABAQMAAAAl21bKAAAAA1BMVEUAAP+KeNJXAAAAAXRSTlMAQObYZgAAAAlwSFlzAAAOxAAADsQBlSsOGwAAAApJREFUCNdjYAAAAAIAAeIhvDMAAAAASUVORK5CYII=\"  alt=\"\"  class=\"wp-image-1730 pk-lazyload\"  data-pk-sizes=\"auto\"  data-pk-src=\"https:\/\/static.chickin.xyz\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210218-WA0030.jpg\" ><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #808080;\">Sistem Minum Otomatis di Peternakan Chickin Indonesia <a href=\"https:\/\/chickin.id\/\"><span style=\"color: #00ccff;\">\u00a9Chickin\u00a0<\/span><\/a><\/span><\/span><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mengetahui tingkat produktivitas ayam<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tingkat produktivitas ayam akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya umur. Produktivitas ayam sangat dipengaruhi oleh pola pakan, kualitas bibit, dan pemeliharaannya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masing-masing peternak atau pelaku usaha ayam potong dapat melakukan berbagai cara pemeliharaan yang berbeda-beda untuk menghasilkan pola produktivitas ayamnya masing-masing disesuaikan dengan kondisi dan situasi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melakukan evaluasi biasanya akan ada laporan terkait progress dan kendala yang terjadi dalam usaha ayam potong. Sebagai seorang pelaku usaha ayam potong, penting untuk terus berinovasi\u00a0 agar bisnis dapat terus berkembang.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">L<span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">akukan inovasi secara berkala mulai dari menaikan kualitas produksi ayam potong, melakukan promosi tambahan, membuat pengelolaan kandang selalu update dengan menggunakan teknologi terbaru, dan menggunakan software dalam\u00a0 melakukan pencatatan pembukuan.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"kesimpulan\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian pembahasan dan uraian mengenai usaha ayam potong. Bisnis ayam potong merupakan salah satu bisnis yang cukup menguntungkan karena tingginya minat konsumen dan jumlah permintaan yang cenderung stabil.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu pengelolaan yang tepat agar kesehatan ayam tetap prima sehingga kualitas produk yang dijual selalu dalam kondisi baik.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengembangkan bisnis ayam potong, para pelaku usaha juga dituntut untuk terus melakukan inovasi, serta memiliki sifat resilien untuk bertahan dan konsisten dalam menjalankan bisnis.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai industri yang bergerak di bidang peternakan, kami menyediakan berbagai olahan produk ayam melalui <\/span><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/chickin.id\/fresh\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chickin Fresh<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kami berusaha agar produk ayam yang dihasilkan memiliki kualitas yang prima saat diberikan kepada para konsumen dan mitra bisnis sesuai dengan harga yang sudah disepakati.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Bekerja sama juga dengan beberapa rumah potong ayam (RPA) melalui produk <\/span><\/span><span style=\"color: #00ccff;\"><a style=\"color: #00ccff;\" href=\"http:\/\/bit.ly\/ChickInFresh\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chickin Fresh<\/span><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, <span style=\"color: #000000;\">kami turut berkontribusi dalam menciptakan persaingan yang sehat di industri peternakan dengan memperpendek rantai distribusi antara pembeli dan peternak. Gabung bersama <\/span><\/span><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285218142574&text&app_absent=0\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #00ccff;\">kam<\/span>i <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">untuk menjadi partner retail ayam!<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Chickin \u2013 PT Sinergi Ketahanan Pangan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-css-opacity\"\/>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group has-background is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\" style=\"background-color:#c3f6ff\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mari Bergabung dengan Komunitas Broiler Chickin Indonesia<\/strong><br><br>Dengan bergabung bersama komunitas Chickin Indonesia, Anda akan terhubung dengan peternak-peternak broiler lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.<br><br>Anda dapat saling bertanya, diskusi, dan mengetahui update terbaru seputar industri peternakan ayam broiler. Selain itu, Anda dapat pula berkonsultasi dengan tim Chickin Indonesia untuk bertanya perihal beternak ayam broiler.<br><br>Komunitas ini terbuka baik bagi Anda yang baru memulai beternak maupun sudah memiliki peternakan dengan populasi dengan jumlah tertentu.<br><br>Klik link \u201cDaftar\u201d berikut untuk bergabung komunitas broiler Chickin Indonesia.<br><br>\u2192 <strong><a href=\"https:\/\/forms.gle\/nxt81PPVKjGmLqyd7\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar<\/a><\/strong><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Although rarely noticed, it turns out that one of the businesses that has bright and quite promising prospects is the&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":9310,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2410","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advices"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2410"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2410\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9311,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2410\/revisions\/9311"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chickin.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}